Layanan Cloud Microsoft Azure Alami Gangguan Global, Berdampak ke Xbox, Starbucks, dan Alaska Airlines

Layanan Cloud Microsoft Azure Alami Gangguan Global, Berdampak ke Xbox, Starbucks, dan Alaska Airlines
- (Dok. Antara).

Layanan komputasi awan Microsoft Azure dilaporkan mengalami gangguan besar secara global pada Rabu (29/10), hanya berselang seminggu setelah insiden serupa menimpa Amazon Web Services (AWS). Masalah ini membuat sejumlah layanan populer milik Microsoft dan beberapa perusahaan besar ikut terdampak.

Dilansir dari The Verge pada Kamis (30/10), gangguan tersebut memengaruhi berbagai platform seperti Microsoft 365, Xbox, dan Minecraft, serta perusahaan besar termasuk Capital One, Alaska Airlines, dan Starbucks.

Dalam keterangan resminya di laman Azure Status, Microsoft menjelaskan bahwa penyebab utama gangguan berasal dari perubahan konfigurasi sistem yang dilakukan secara tidak sengaja. Perubahan itu memicu gangguan pada Domain Name System (DNS) - teknologi penting yang berfungsi menerjemahkan alamat web agar bisa diakses oleh pengguna.

"Sejak sekitar pukul 16.00 UTC pada 29 Oktober 2025, sejumlah pelanggan dan layanan Microsoft yang menggunakan Azure Front Door mengalami keterlambatan, kegagalan koneksi, dan kesalahan sistem. Kami telah memastikan bahwa pemicu masalah ini berasal dari perubahan konfigurasi yang tidak disengaja," tulis pihak Microsoft.

Gangguan tersebut berdampak luas pada layanan utama Azure seperti App Service, Azure Active Directory, Azure SQL Database, Azure Virtual Desktop, Microsoft Defender, Microsoft Sentinel, dan Azure Portal. Namun, perusahaan menyebut bahwa pemulihan sistem kini telah mencapai lebih dari 98 persen dan menargetkan pemulihan penuh pada 30 Oktober 2025 pukul 00.40 UTC.

Tak hanya layanan cloud, dunia gaming juga ikut terkena imbasnya. Xbox Live sempat mengalami gangguan koneksi, membuat banyak pemain tidak bisa masuk ke akun mereka. Melalui akun resmi di X (Twitter), Xbox Support mengonfirmasi bahwa layanan kini sudah kembali normal, meski beberapa pengguna perlu memulai ulang konsol agar bisa terhubung kembali.

Gangguan juga terasa di layanan Microsoft 365. Akun resmi Microsoft 365 melaporkan adanya gangguan akses ke layanan utama dan pusat administrasi. Microsoft menyebut telah menemukan bagian infrastruktur internal yang bermasalah dan sedang mengalihkan lalu lintas jaringan untuk mempercepat proses pemulihan.

Efek domino gangguan Azure bahkan meluas ke luar ekosistem Microsoft. Alaska Airlines dan Hawaiian Airlines mengonfirmasi bahwa sistem utama mereka, termasuk situs web, sempat tidak dapat diakses. Akibatnya, penumpang yang tak bisa melakukan check-in secara online diminta langsung datang ke konter bandara.

Selain itu, beberapa perusahaan lain seperti Community Fibre, Kroger, Starbucks, dan Costco juga dilaporkan mengalami gangguan serupa, dengan situs web dan aplikasi mereka sulit diakses selama periode gangguan berlangsung.

Meski kini layanan Azure hampir sepenuhnya pulih, insiden ini menjadi pengingat betapa besar ketergantungan dunia digital pada layanan komputasi awan. Ketika satu sistem besar terganggu, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh jutaan pengguna di berbagai belahan dunia.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE