Hyundai EO Resmi Meluncur di China, SUV Listrik Kompak dengan Jarak Tempuh hingga 722 Km

Hyundai EO Resmi Meluncur di China, SUV Listrik Kompak dengan Jarak Tempuh hingga 722 Km
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Beijing Hyundai akhirnya resmi memperkenalkan Hyundai EO, SUV listrik kompak terbaru yang sebelumnya dikenal dengan nama Hyundai Elexio. Mobil ini dirancang khusus untuk pasar China dan menjadi salah satu andalan Hyundai di segmen kendaraan listrik dengan harga terjangkau namun berfitur premium.

Dilansir dari CarNewsChina pada Rabu (29/10), Hyundai EO hadir dalam tiga varian, yaitu Fun, Smart, dan Tech, dengan harga masing-masing 119.800 yuan, 129.800 yuan, dan 149.800 yuan - setara sekitar Rp280 juta hingga Rp350 juta.

Mobil listrik ini dibangun di atas platform E-GMP, arsitektur global khusus kendaraan listrik milik Hyundai yang juga digunakan pada model populer seperti Ioniq 5 dan Ioniq 6. Berdasarkan standar CLTC, ketiga varian Hyundai EO memiliki jarak tempuh listrik murni hingga 540 kilometer, sementara versi dengan baterai lebih besar bisa menempuh hingga 722 kilometer, tergantung konfigurasi motor dan kapasitas baterai.

Secara tampilan, Hyundai EO mengusung desain futuristik dengan lampu siang hari (daytime running light) berbentuk "kristal keberuntungan" dan pola digital angka "8", simbol keberuntungan dalam budaya Asia. Dimensi bodinya mencakup panjang 4.615 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.675-1.698 mm, dan jarak sumbu roda 2.750 mm, menjadikannya SUV kompak dengan kabin lega.

Masuk ke interior, Hyundai EO tampil minimalis namun berteknologi tinggi. Tidak ada panel instrumen konvensional, digantikan oleh layar lebar 27 inci beresolusi 4K yang menyatu antara sistem infotainment dan tampilan penumpang depan. Desain setir tiga palang dua warna menambah kesan modern, sementara konsol tengahnya dilengkapi kompartemen penyimpanan tersembunyi, dua pad pengisian daya nirkabel, dan empat tempat gelas.

Untuk kenyamanan, mobil ini dibekali fitur-fitur premium seperti sistem audio Bose, atap panoramik dengan tirai elektrik, kaca akustik berlapis ganda, dan pintu bagasi elektrik. Hyundai juga menyediakan beberapa mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan dan preferensi pengemudi.

Dari sisi performa, Hyundai EO tersedia dalam dua pilihan konfigurasi: penggerak roda depan bermotor tunggal dan penggerak semua roda bermotor ganda. Versi motor tunggal memiliki tenaga maksimum 160 kW (215 hp), sementara versi ganda mencapai 233 kW (312 hp). Keduanya menggunakan baterai litium besi fosfat (LFP) berkapasitas 64,2 kWh dan 88,1 kWh, memberikan fleksibilitas antara efisiensi dan tenaga.

Melihat prospek pasar kendaraan listrik di China yang sangat kompetitif, Beijing Hyundai juga telah menyiapkan rencana jangka panjang. Antara 2026 hingga 2027, perusahaan berencana merilis sedan segmen C serta SUV segmen B dan C. Sementara periode 2028-2030 akan diisi dengan peluncuran SUV segmen D, MPV, dan sedan baru.

Target ambisiusnya, pada tahun 2030, Hyundai akan memiliki 7 model bermesin bensin dan 13 kendaraan listrik murni, termasuk versi terbaru dari Elantra, Tucson, dan Custo.

Dengan desain modern, teknologi tinggi, dan jarak tempuh impresif, Hyundai EO diposisikan sebagai SUV listrik keluarga yang efisien dan terjangkau - siap bersaing di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE