Rodri Beri Lampu Hijau ke Barcelona, Real Madrid Kena Tikung?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gelandang Manchester City, Rodri, dikabarkan telah memberikan lampu hijau kepada Barcelona untuk melakukan pendekatan resmi terkait kemungkinan transfer pada musim panas 2026. Keputusan tersebut membuat peluang Real Madrid mendapatkan pemain asal Spanyol itu semakin terbuka lebar.
Rodri sebelumnya lebih dekat dengan Real Madrid. Los Blancos bahkan telah melakukan pembicaraan dengan pihak Manchester City dan menyiapkan proposal finansial untuk sang pemain. Namun, proses transfer yang berjalan cukup lama membuat Madrid kehilangan momentum.
Menurut laporan yang beredar, Rodri kini telah menyampaikan kepada Real Madrid bahwa Barcelona merupakan klub yang lebih ingin ia tuju apabila meninggalkan Manchester City pada musim panas ini. Barcelona pun mendapat izin dari sang pemain untuk mulai membahas kemungkinan transfer dengan pihak Manchester City.
Belum ada kesepakatan antara Barcelona dan Manchester City. Namun, perubahan situasi tersebut membuat Blaugrana yang sebelumnya hanya memantau perkembangan kini bisa bergerak ke tahap negosiasi.
Rodri disebut semakin tertarik bergabung dengan Barcelona setelah mendapat sejumlah pendekatan, termasuk komunikasi dengan pelatih Hansi Flick serta rekan-rekannya di Timnas Spanyol.
Mengapa Rodri Memilih Barcelona?
Salah satu alasan utama Rodri mempertimbangkan Barcelona adalah gaya bermain. Selama sebagian besar karier terbaiknya di Manchester City, ia berkembang di bawah Pep Guardiola dan menjalankan peran sebagai gelandang terdalam yang tidak sekadar bertugas bertahan.
Rodri terbiasa mengatur penguasaan bola, mengontrol tempo pertandingan, menjadi opsi dalam fase pembangunan serangan, serta menjaga struktur permainan dari posisi tengah. Karakter tersebut dinilai cukup sesuai dengan prinsip permainan yang diterapkan Barcelona.
Selain faktor taktik, terdapat alasan personal yang ikut memengaruhi keputusan Rodri. Ia memiliki hubungan dekat dengan sejumlah pemain Barcelona melalui Timnas Spanyol. Pengalaman bekerja bersama Guardiola, yang memiliki sejarah panjang dengan Barcelona, juga membuat Rodri memiliki kedekatan dengan filosofi sepak bola klub Catalan tersebut.
Sementara itu, Real Madrid sebenarnya juga membutuhkan pemain dengan karakter seperti Rodri. Namun, perubahan komposisi lini tengah Los Blancos membuat klub tidak sepenuhnya bergantung pada kedatangan pemain berusia 30 tahun tersebut.
Barcelona Sejak Lama Memantau Situasi Rodri
Ketertarikan Barcelona terhadap Rodri bukan baru muncul dalam beberapa hari terakhir. Klub tersebut disebut telah memantau situasi sang gelandang selama beberapa pekan, tetapi memilih tidak terlalu agresif karena Real Madrid sebelumnya dianggap berada di posisi terdepan.
Barcelona memang masih menjadikan Julian Alvarez sebagai target utama mereka. Namun, situasi Rodri tetap dipantau agar klub dapat bergerak cepat apabila negosiasi sang pemain dengan Real Madrid mengalami kebuntuan.
Kini kesempatan tersebut terbuka. Barcelona dapat mulai membicarakan transfer Rodri dengan Manchester City melalui CEO City Football Group, Ferran Soriano.
Nilai transfer Rodri diperkirakan berada di kisaran 60 juta euro. Barcelona juga disebut siap menawarkan kontrak selama empat tahun dengan gaji sekitar 30 juta euro bruto per musim.
Angka tersebut cukup besar untuk pemain berusia 30 tahun. Namun, situasi kontrak Rodri membuat Barcelona memiliki alasan untuk mempertimbangkannya.
Rodri masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya bersama Manchester City. Ia juga belum menyetujui tawaran perpanjangan kontrak dari klub Inggris tersebut. Jika tidak segera mencapai kesepakatan baru, City harus memilih menjualnya pada musim panas ini atau berisiko kehilangan sang pemain secara gratis pada 2027.
Manchester City Mulai Siapkan Pengganti Rodri
Manchester City juga dilaporkan mulai mempersiapkan kemungkinan kehilangan Rodri. Klub Inggris tersebut disebut telah mencapai kesepakatan verbal dengan gelandang muda Ayyoub Bouaddi yang diproyeksikan sebagai salah satu calon penerus Rodri.
Bouaddi memiliki nilai transfer sekitar 60 juta euro. Meski perekrutan pemain muda tersebut belum menjadi bukti bahwa Rodri pasti meninggalkan Etihad Stadium, langkah City menunjukkan bahwa klub mulai mempertimbangkan skenario tanpa gelandang andalannya tersebut.
Rodri sendiri telah meraih hampir seluruh gelar utama selama membela Manchester City. Ia sukses memenangkan berbagai trofi domestik dan Liga Champions bersama klub tersebut.
Kini, keputusan Rodri lebih berkaitan dengan masa depan kariernya. Dengan usia yang memasuki 30 tahun dan kontrak yang hanya tersisa satu musim, sang gelandang harus menentukan klub yang akan menjadi tempatnya melanjutkan tahun-tahun terakhir di level elite.
Real Madrid Berpotensi Kehilangan Target Penting
Real Madrid sebenarnya memiliki alasan kuat untuk merekrut Rodri. Pengalaman, kemampuan membaca permainan, kualitas dalam menguasai bola, serta kepemimpinannya membuat sang gelandang dinilai bisa memberikan dimensi baru di lini tengah Los Blancos.
Rodri juga mampu menjaga penguasaan bola ketika mendapat tekanan, mengatur posisi rekan-rekannya, serta mengontrol tempo pertandingan. Kemampuan tersebut sangat berguna dalam pertandingan besar, terutama ketika sebuah tim harus mengendalikan jalannya laga dalam situasi sulit.
Namun, ada perbedaan antara mengakui bahwa Rodri bisa meningkatkan kualitas tim dan mengeluarkan biaya besar untuk pemain berusia 30 tahun dengan kontrak jangka panjang.
Terlebih, jika sang pemain sendiri lebih memilih Barcelona, Real Madrid tampaknya tidak terlalu tertarik memaksanya mengubah keputusan. Los Blancos selama ini cenderung tidak melanjutkan negosiasi apabila seorang pemain membutuhkan bujukan besar untuk bergabung.
Di sisi lain, terdapat laporan bahwa Presiden Real Madrid Florentino Perez sebenarnya memiliki keraguan terhadap transfer Rodri karena usia dan riwayat cederanya. Madrid disebut telah melakukan dua pembicaraan dengan Manchester City, tetapi belum ada negosiasi yang mencapai tahap kesepakatan.
Mourinho Harus Mengoptimalkan Skuad yang Ada
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho kini berpotensi harus mencari solusi dari skuad yang sudah dimilikinya. Los Blancos masih memiliki sejumlah gelandang dengan karakter berbeda yang dapat digunakan untuk mengisi peran tersebut.
Aurélien Tchouaméni menjadi pilihan paling natural untuk posisi gelandang bertahan. Sementara itu, Federico Valverde menawarkan kemampuan berlari dan membawa bola, sedangkan Eduardo Camavinga memiliki keunggulan dalam membawa bola keluar dari tekanan.
Real Madrid juga dapat memanfaatkan Arda Güler dan Bernardo Silva untuk membantu mengontrol permainan dari lini tengah. Mourinho tidak harus mencari pemain yang memiliki gaya bermain identik dengan Rodri, melainkan memastikan kebutuhan tim yang sebelumnya ingin dipenuhi melalui transfer sang gelandang tetap teratasi.
Jika Rodri benar-benar bergabung dengan Barcelona, Real Madrid harus menerima kenyataan bahwa salah satu target penting mereka pada musim panas 2026 memilih rival utama di Spanyol tersebut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!