Tanda Kiamat Makin Dekat? Warga Suriah Ramai-Ramai Gali Emas di Sungai Eufrat

Fenomena Sungai Eufrat Surut Bikin Warga Suriah Heboh! Tanah Berkilau Disangka Emas, Ulama dan Ahli Geologi Angkat Suara

Tanda Kiamat Makin Dekat? Warga Suriah Ramai-Ramai Gali Emas di Sungai Eufrat
Warga Suriah terlihat menggali tanah di tepi Sungai Eufrat yang surut, berharap menemukan emas di antara gundukan berkilau. Fenomena ini memicu "demam emas" dan jadi sorotan dunia. - (Dok. shafaq.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Puluhan warga di pedesaan Raqqa, Suriah, mendadak sibuk jadi "penambang dadakan" setelah air Sungai Eufrat menyusut, membuat tanah di tepiannya terlihat mengkilap seperti emas. Fenomena ini bikin heboh satu desa. Warga langsung turun tangan, menggali tanah dengan semangat, berharap bisa menemukan harta karun sungguhan!

Dikutip dari Shafaq News (Jumat, 1 Agustus 2025), suasana di tepian Sungai Eufrat sekarang seperti lokasi syuting film petualangan. Banyak pemuda datang membawa sekop, cangkul, bahkan membuat tenda agar bisa menggali tanah siang-malam. Situasinya sudah seperti "demam emas", Gen!

Karena tren mendadak ini, harga alat tambang bekas langsung naik. Di sekitar desa, muncul para calo dan penjual alat yang melihat peluang bisnis emas (atau mungkin cuma emas-emas-an). Tapi, nggak semua orang langsung percaya begitu aja.

Penjelasan Ahli Geologi

Khaled al-Shammari, ahli geologi, langsung memberikan peringatan. Katanya, jangan gampang percaya kalau itu beneran emas. Aliran Sungai Eufrat memang dikenal lewat daerah kaya mineral, tapi perlu analisis geologi yang lebih dalam untuk tahu pasti.

Setelah dicek, bahan berkilau itu ternyata pirit alias "emas palsu", mineral yang sering dikira emas karena warnanya mirip. Biasanya sih dipakai untuk membuat asam sulfat atau alat industri, tapi jelas bukan bahan perhiasan!

Walaupun sudah dijelaskan, antusias warga tetap tinggi. Sampai sekarang, belum ada pemerintah lokal yang turun tangan untuk mengatur aktivitas tambang dadakan ini.

Makna Religius di Balik Fenomena

Sungai Eufrat bukan sembarang sungai. Ini sungai terpanjang di Asia Barat Daya, melintasi Turki, Suriah, sampai Irak. Dulu, sungai ini bagian dari wilayah Mesopotamia, yang dikenal sebagai tempat lahirnya peradaban manusia.

Menariknya lagi, bagi sebagian warga Raqqa, fenomena ini dianggap memiliki makna religius. Ada hadits Nabi Muhammad yang mengatakan kalau sebelum kiamat, Sungai Eufrat akan surut dan memperlihatkan gunung emas yang akan diperebutkan manusia. Wah, makin heboh dong!

Ulama Asaad al-Hamdani pun angkat suara. Katanya, hadits itu memang sahih, tapi masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menghubungkan fenomena ini sebagai tanda kiamat. Perlu pemahaman ilmu agama yang mendalam, lho Gen!

Fenomena surutnya Sungai Eufrat yang sukses bikin warga Raqqa heboh berburu "emas" jadi bukti bahwa harapan dan kepercayaan bisa muncul dari alam. Meski hasilnya ternyata cuma pirit alias emas palsu, semangat dan rasa penasaran warga tidak ada habis-habisnya.

Tapi, tetap hati-hati ya! Jangan sampai keinginan mencari harta karun justru menimbulkan bahaya atau kerusakan lingkungan. Buat yang penasaran, yuk terus pantau update soal "emas Eufrat Suriah" ini. Siapa tahu, ada kejutan yang sesungguhnya!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE