Shin Tae-Yong Kembali Melatih, Ada Peluang Pemain Timnas Indonesia Gabung Ulsan HD?

Shin Tae-Yong Kembali Melatih, Ada Peluang Pemain Timnas Indonesia Gabung Ulsan HD?
- (Dok. HarianHaluan.id).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Shin Tae-yong resmi kembali ke dunia kepelatihan setelah ditunjuk sebagai pelatih baru klub raksasa Korea Selatan, Ulsan HD. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (6/8/2025), menandai dimulainya era baru di klub yang berlaga di K League 1 tersebut usai pemecatan Kim Pan-gon.

Penunjukan STY langsung jadi perhatian, khususnya bagi penggemar sepak bola Indonesia. Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan itu punya hubungan kuat dengan sepak bola Tanah Air setelah melatih Timnas Indonesia sejak 2020 hingga awal 2025.

Selama lima tahun di Indonesia, Shin dikenal sebagai sosok penting dalam pengembangan pemain muda, seperti Pratama Arhan, Rizky Ridho, Marcelino Ferdinand, hingga Thom Haye. Wajar jika kini muncul harapan dari para suporter agar salah satu dari mereka bisa diboyong STY ke Ulsan HD.

Media Korea Selatan, Sports Chosun, ikut menyoroti antusiasme fans Indonesia. Melansir dari Detik, Kamis (7/8), mereka menyebut empat nama yang dianggap potensial menyusul STY ke Ulsan: Pratama Arhan, Thom Haye, Marcelino Ferdinand, dan Rizky Ridho. Keempatnya merupakan pilar utama skuad Garuda selama masa kepemimpinan STY.

Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Menurut Sports Chosun, saat ini Ulsan HD telah memiliki enam pemain asing dalam skuad mereka-angka maksimal yang diizinkan dalam kompetisi domestik. Lebih rumit lagi, K League telah menghapus aturan kuota khusus pemain asal Asia, membuat pemain Indonesia harus bersaing secara langsung dengan pemain asing dari belahan dunia lainnya.

"Masih harus dilihat apakah pelatih Shin akan menunjukkan minat pada pemain Indonesia di Ulsan," tulis Sports Chosun. "Mengingat kondisi saat ini, sulit berharap pemain Indonesia menjadi pilihan utama."

Dari keempat nama yang disebut, baru Pratama Arhan yang pernah menjajal atmosfer Liga Korea Selatan. Ia sempat bergabung dengan Suwon FC pada musim 2024-2025, meski hanya mencatatkan dua penampilan di K League 1.

Meski peluangnya tipis, fans Indonesia tetap berharap akan ada reuni STY dengan anak-anak didiknya di Korea. Setidaknya, jendela ini membuka kembali pembicaraan soal kualitas pemain lokal yang mulai dilirik di level kompetisi Asia.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE