5 Pemain Bola Terkaya di Piala Dunia 2026 Versi Forbes, Ronaldo dan Messi Peringkat Berapa?
Laporan Forbes Terbaru Mengungkap Dominasi Finansial Pemain Elit Dunia dari Lonjakan Kontrak Arab Saudi hingga Ekspansi Pasar Amerika Utara.
JAKARTA, GENVOICE.ID -Gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tidak hanya menyajikan persaingan sengit di lapangan hijau, tetapi juga perputaran uang yang fantastis.
Industri sepak bola modern terbukti mampu mendatangkan keuntungan ekonomi yang luar biasa bagi para aktor utamanya. Lembaga riset keuangan global, Forbes, baru saja merilis daftar pemain bola terkaya di Piala Dunia 2026 berdasarkan total pendapatan tahunan mereka.
Bagi Gen yang penasaran dengan peta finansial para mega bintang lapangan hijau, simak ulasan lengkap mengenai peringkat kekayaan, nilai kontrak, serta posisi terkini Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam daftar elite berikut ini.
Masuknya investasi berskala besar dari konsorsium multinasional serta ekspansi pasar ke wilayah Amerika Utara dan Timur Tengah telah mendongkrak pendapatan para pesepak bola top dunia ke angka triliunan rupiah. Hal ini sekaligus menetapkan standar finansial baru di level elite olahraga global.
Berikut adalah rincian profil dan estimasi pendapatan lima pesepak bola dengan kekayaan tertinggi yang tengah berlaga di Piala Dunia 2026:
1. Cristiano Ronaldo (Portugal)
Posisi teratas sebagai pemain sepak bola dengan pendapatan tertinggi di Piala Dunia 2026 dipegang teguh oleh kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo. Di usianya yang telah menginjak 41 tahun, daya tawar komersial mantan penyerang Real Madrid ini terbukti belum tergoyahkan.
-
Estimasi Pendapatan: Rp5,4 triliun (US$ 300 juta)
-
Sumber Utama: Nilai kontrak profesional bersama klub Al-Nassr di Liga Arab Saudi, ditambah dengan sponsor global, kemitraan komersial, serta monetisasi media sosial.
2. Lionel Messi (Argentina)
Menyusul tepat di peringkat kedua adalah ikon sepak bola Argentina, Lionel Messi. Keputusannya untuk merambah kompetisi Major League Soccer (MLS) bersama Inter Miami CF terbukti sukses besar dari sisi finansial. Kehadirannya di Amerika Serikat langsung memicu lonjakan harga tiket dan hak siar televisi. Di atas lapangan, sang kapten baru saja mencetak hat-trick impresif saat menumbangkan Aljazair di Missouri.
-
Estimasi Pendapatan: Rp2,5 triliun (US$ 140 juta)
-
Sumber Utama: Kontrak komersial jangka panjang, pendapatan klub dari Inter Miami CF, serta perannya sebagai duta merek (brand ambassador) global.
3. Kylian Mbappe (Prancis)
Di urutan ketiga sekaligus menjadi pemain termuda di jajaran tiga besar adalah penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe. Pemain berusia 27 tahun ini tengah berada di puncak masa keemasannya. Performa apiknya di lapangan selaras dengan ekspansi bisnisnya di luar sepak bola, termasuk investasi di perusahaan teknologi kesehatan Alan dan kerja sama komersial dengan Fairmont Hotels & Resorts.
-
Estimasi Pendapatan: Rp2,4 triliun (US$ 135 juta)
-
Sumber Utama: Kontrak bermain di level klub, bonus performa, serta portofolio investasi bisnis pribadi.
4. Karim Benzema (Prancis)
Tempat keempat diduduki oleh penyerang asal Prancis lainnya, Karim Benzema. Mantan ujung tombak Real Madrid ini membuktikan bahwa keputusan berkarier di kompetisi Timur Tengah memberikan stabilitas finansial yang luar biasa di fase akhir karier profesionalnya, terutama setelah kepindahannya dari Al-Ittihad ke Al-Hilal yang sempat menyita perhatian.
-
Estimasi Pendapatan: Rp1,87 triliun (US$ 104 juta)
-
Sumber Utama: Kontrak fantastis di Liga Profesional Arab Saudi serta kerja sama strategis di sektor mode, parfum mewah, dan perlengkapan olahraga.
5. Mohamed Salah (Mesir)
Menutup daftar lima besar adalah bintang utama sepak bola Afrika dan Liverpool, Mohamed Salah. Pemain sayap yang genap berusia 34 tahun ini mempertahankan posisinya di jajaran elite berkat performa yang konsisten. Di luar lapangan, figur "Raja Mesir" ini memiliki pengaruh sosial-budaya yang besar, termasuk perannya dalam menekan sentimen Islamofobia di Inggris.
-
Estimasi Pendapatan: Rp1,8 triliun (US$ 100 juta)
-
Sumber Utama: Perpanjangan kontrak bersama The Reds, serta berbagai kesepakatan sponsor komersial.
Lonjakan angka dalam daftar nominal di atas mencerminkan adanya pergeseran paradigma yang nyata dalam industri olahraga modern. Keberhasilan finansial seorang atlet di era sekarang tidak lagi hanya diukur dari performa teknis selama 90 menit pertandingan di atas rumput hijau.
Lebih dari itu, kekuatan manajemen dalam mengapitalisasi popularitas menjadi aset digital, hak komersial, investasi properti, serta kontrak bisnis jangka panjang kini menjadi penentu utama dalam membangun kekayaan seorang mega bintang dunia.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!