My Chemical Romance Tampil di Hammersonic 2026, Ini Sejarah dan Karya-karya Terbaik Band Emo Legendaris
JAKARTA, GENVOICE.ID - My Chemical Romance (MCR) dipastikan akan menjadi salah satu bintang utama di Hammersonic Festival 2026 yang digelar di Jakarta. Festival musik rock dan metal terbesar di Asia Tenggara itu akan merayakan edisi spesial ulang tahun ke-10 pada 2-3 Mei 2026, dan MCR dijadwalkan tampil pada hari kedua, Minggu, 3 Mei. Kabar ini langsung membuat antusias para penggemar lama, karena ini akan menjadi kali pertama band asal New Jersey itu kembali ke Indonesia sejak penampilan mereka pada tahun 2008.
Penjualan tiket reguler dibuka pada 9 Juli 2025 pukul 13.00 WIB melalui situs resmi hammersonic.com. Penampilan ini sekaligus menjadi yang kedua kalinya MCR bergabung dalam line-up Hammersonic sejak reuni mereka pada 2019. Setelah dari Jakarta, mereka juga akan tampil di beberapa negara Asia lainnya seperti Korea Selatan, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia sebagai bagian dari rangkaian tur mereka.
My Chemical Romance sendiri dibentuk pada tahun 2001 oleh Gerard Way dan Matt Pelissier sebagai respons emosional terhadap tragedi 11 September. Band ini dikenal karena lirik-lirik yang gelap, gaya teatrikal, dan pendekatan visual yang kuat dalam bermusik.
Nama mereka mulai dikenal luas setelah merilis album "Three Cheers for Sweet Revenge" pada 2004, yang memuat lagu-lagu seperti "Helena", "I'm Not Okay (I Promise)", dan "The Ghost of You". Dua tahun kemudian, mereka merilis album legendaris "The Black Parade" yang membawa mereka ke puncak popularitas berkat lagu seperti "Welcome to the Black Parade", "Famous Last Words", dan "I Don't Love You".
Setelah merilis album "Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys" pada 2010, MCR sempat vakum dan resmi bubar pada 2013. Namun, mereka membuat kejutan dengan mengumumkan reuni pada 2019, dan kembali merilis lagu baru berjudul "The Foundations of Decay" pada 2022.
Kehadiran MCR di Hammersonic 2026 bukan hanya sekadar penampilan band besar, tapi juga menjadi momen nostalgia bagi penggemar lama dan perkenalan ulang yang emosional bagi generasi baru. Bagi banyak orang, MCR bukan sekadar band, tapi suara dari masa remaja yang penuh gejolak dan emosi yang tak pernah benar-benar hilang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!