Dari Kampus ke Kantor Polisi: Eks Dosen UIN Malang 'Yai Mim' Resmi Jadi Tersangka Kasus Pornografi
Babak Baru Kasus Yai Mim: Resmi Sandang Status Tersangka
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim, Imam Muslimin atau yang lebih dikenal dengan sapaan Yai Mim, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi oleh Polresta Malang Kota pada Selasa (6/1/2026).
Kasus yang melibatkan Yai Mim ini sebenarnya berawal dari perseteruan panas dengan tetangganya sendiri yang sempat viral di media sosial.
Siapa sangka, aksi saling lapor yang semula dianggap 'perang dingin' biasa, kini justru menyeret Yai Mim ke dalam jeratan hukum yang serius.
Penasaran bagaimana kronologi lengkap hingga Yai Mim harus menyandang status tersangka? Simak ulasannya di bawah ini, Gen!
Status Tersangka Setelah Gelar Perkara
Kabar ini bukan sekadar rumor lagi, Gen. Polresta Malang Kota resmi menetapkan Imam Muslimin atau yang lebih akrab disapa Yai Mim, sebagai tersangka kasus pornografi per Selasa (6/1/2026).
Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Satuan Reskrim melakukan gelar perkara dan menemukan bukti yang cukup.
Berawal dari Perang Dingin dengan Tetangga
Kalau kalian mengikuti beritanya, kasus ini sebenarnya adalah "bola panas" dari perseteruan panjang antara Yai Mim dan tetangganya, Nurul Sahara.
Awalnya mereka cuma saling lapor soal pencemaran nama baik di September 2025.
Bahkan, sempat ada drama tuduhan persekusi dan penistaan agama juga yang dilaporkan pihak Yai Mim ke warga perumahannya.
Laporan Balasan yang Jadi Senjata Makan Tuan
Tidak tinggal diam, Sahara kemudian melayangkan laporan yang lebih berat, yaitu dugaan pelecehan seksual dan pornografi.
Nah, laporan inilah yang akhirnya bikin posisi Yai Mim terjepit sampai statusnya naik jadi tersangka.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menyebutkan kalau pihaknya bakal segera memanggil Yai Mim untuk diperiksa lebih lanjut dengan status barunya ini.
Kasus ini jadi pengingat untuk kita semua, Gen, bahwa status sosial atau latar belakang akademis tidak bikin seseorang kebal hukum.
Apalagi kalau masalahnya sudah menyangkut konten pornografi atau pelecehan, prosesnya pasti bakal panjang dan jadi sorotan tajam netizen.
Gimana menurut kamu, Gen? Apakah perseteruan antar tetangga ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan sebelum sejauh ini, atau memang jalur hukum paling adil? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!