Hotel Timnas Indonesia di Jeddah Ternyata Paling Jauh dari Stadion, PSSI Punya Alasan Kuat!

Hotel Timnas Indonesia di Jeddah Ternyata Paling Jauh dari Stadion, PSSI Punya Alasan Kuat!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, jelang laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia ternyata punya strategi unik yang bikin publik penasaran. Media Arab Saudi, Ar-Riyadiyah, baru-baru ini membocorkan bahwa hotel tempat Garuda menginap di Jeddah adalah yang paling jauh dari stadion dibanding peserta lain di Grup B. Tapi ternyata, keputusan ini bukan tanpa alasan.

Tim asuhan Patrick Kluivert kini sedang bersiap menghadapi dua laga berat melawan Arab Saudi dan Irak di King Abdullah Sports City, Jeddah. Pertemuan dengan tuan rumah Arab Saudi dijadwalkan berlangsung Rabu (8/10/2025), sementara laga melawan Irak akan digelar tiga hari setelahnya di stadion yang sama.

Sejak Jumat (3/10/2025), para pemain termasuk Ole Romeny dan kawan-kawan sudah tiba di Jeddah untuk bergabung dalam pemusatan latihan. Saat ini, total sudah ada 22 pemain yang ikut berlatih bersama skuad utama.


Namun menariknya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku bahwa pihaknya menolak hotel yang direkomendasikan oleh panitia lokal. Bukan tanpa alasan, langkah ini diambil demi menjaga kondisi mental dan fokus para pemain di tengah tekanan laga internasional.

"Ini bagian dari upaya kami menjaga faktor X supaya tim bisa lebih fokus di sana," ungkap Erick Thohir.

Dari laporan Ar-Riyadiyah, skuad Garuda memilih Hotel Park Hyatt di kawasan Al-Hamra, Jeddah. Tapi ternyata, jarak dari hotel ke stadion lumayan jauh-sekitar 40 kilometer atau butuh waktu 36 menit perjalanan menuju King Abdullah Sports City.


Sebagai perbandingan, Arab Saudi diketahui menginap di Hotel Shangri-La yang cuma berjarak 20 kilometer dari stadion. Sementara itu, Timnas Irak memilih Hotel Marriott dengan jarak sekitar 21 kilometer dari lokasi pertandingan.

Langkah PSSI memilih hotel yang lebih jauh ini sempat bikin publik bertanya-tanya. Tapi strategi tersebut justru dianggap cerdas karena tim bisa lebih tenang, jauh dari sorotan media dan tekanan suporter tuan rumah.

Garuda sendiri harus tampil habis-habisan di putaran keempat ini, karena hanya juara grup yang berhak langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Kalau cuma finis sebagai runner-up, Indonesia masih harus berjuang di putaran kelima demi tiket menuju babak play-off antarkonfederasi.

Meski jarak hotelnya paling jauh, semoga fokus yang dijaga rapat-rapat ini bisa jadi kunci Garuda buat menembus sejarah baru, ya Gen!

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE