Antusias Fans Meledak, Oasis Tampil Ganas di Malam Pembuka Tur Reuni
JAKARTA, GENVOICE.ID - Malam pembuka tur reuni Oasis di Cardiff menyisakan kesan mendalam bagi puluhan ribu penggemarnya. Penampilan langka dari Noel dan Liam Gallagher ini sukses membangkitkan nostalgia, membuktikan bahwa aura band legendaris asal Manchester itu belum padam.
Leigh, salah satu penonton asal Cardiff, mengaku nyaris kehabisan kata setelah menyaksikan konser selama dua setengah jam. Ia hadir bersama putrinya dan pacarnya yang sebelumnya belum pernah menonton Oasis secara langsung. "Di awal mereka tenang, lalu naik secara bertahap, sampai akhirnya 'meledak'. Saya seperti kembali ke usia 18," katanya.
Konser ini juga menjadi momen lintas generasi. "Kami bertiga saling berpelukan saat lagu 'Stand By Me' dimainkan. Saya sudah lama meyakinkan anak saya kalau Oasis itu band terbaik. Malam ini dia mengerti alasannya."
Jack, penggemar asal Stockport, menyebut konser tersebut sebagai "pengalaman religius". Ia mencatat momen langka ketika Liam menepuk punggung Noel di akhir pertunjukan, sebelum langsung naik ke mobil yang menunggunya. "Sekilas, mereka terlihat seperti dua saudara kandung yang akur. Tapi ya, tetap saja Liam pergi sendiri."
Pasangan Jack, Beth, yang tengah mengandung bayi kembar perempuan, juga ikut merasakan magis konser ini. Ia bahkan bercanda sempat mempertimbangkan memberi nama "Lyla"-judul lagu dari album "Don't Believe the Truth"-untuk salah satu anaknya.
Jarvis dan Valentina, pasangan dari London, rela menempuh perjalanan panjang demi menyaksikan konser bersejarah ini. "Vokal Liam malam ini luar biasa. Suaranya nggak pernah sebagus ini sejak pertengahan 90-an," ujar Jarvis.
Valentina mengungkap bahwa cintanya pada Oasis bahkan membawanya pindah dari Italia ke Inggris pada tahun 2000. "Dulu saya dan teman-teman remaja sering mengikuti mereka tur. Pernah sekali di Florence, kami berhasil masuk ke hotel mereka dan menghabiskan waktu minum bareng. Tapi tenang, kami anak baik-baik," ucapnya sambil tertawa.
Konser ini, menurutnya, bukan sekadar hiburan, tapi juga menghidupkan kembali kenangan indah masa muda. "Malam ini banyak yang menangis. Oasis bukan cuma band. Mereka suara dari generasi kami."
Jarvis menyimpulkan malam penuh emosi itu dengan satu kalimat: "Bahkan dalam mimpi pun, saya nggak membayangkan konser mereka bisa sebaik ini."
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!