Gempa Megatrust Pacitan M 6,4 Bikin Geger, Satu Orang Meninggal Dunia dan Belasan Rumah Hancur

Gempa Megatrust Pacitan M 6,4 Bikin Geger, Satu Orang Meninggal Dunia dan Belasan Rumah Hancur
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka dan peringatan keras datang dari wilayah selatan Jawa Timur pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Wilayah Pacitan baru saja diguncang gempa bumi dahsyat yang bersumber dari zona megatrust dengan kekuatan Magnitudo 6,4. Guncangan yang terjadi saat sebagian besar orang sedang terlelap ini sontak memicu kepanikan massal di tengah masyarakat. Bukan cuma getaran biasa, lindu kali ini memberikan dampak yang cukup serius bagi infrastruktur dan keselamatan warga di sana.

Suasana mencekam dilaporkan terjadi di berbagai titik karena warga harus berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan nyawa di tengah kegelapan malam. Gempa ini seolah menjadi pengingat nyata betapa aktifnya zona megatrust yang selama ini sering diperbincangkan oleh para ahli geologi. Pihak otoritas terkait pun langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi dan pendataan di lapangan karena kerusakan yang timbul dilaporkan merata di beberapa kecamatan, nih Gen.

Berdasarkan rilis data sementara yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, situasi pasca-gempa menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Hingga berita ini diturunkan, sudah ada laporan mengenai belasan titik lokasi yang mengalami kerusakan fisik cukup parah.

Kerusakan tersebut tidak hanya menyasar permukiman warga, tetapi juga fasilitas publik yang vital bagi pendidikan. Terlebih lagi, kejadian ini harus memakan korban jiwa, yang menambah duka mendalam bagi warga Pacitan di awal tahun 2026 ini. Seluruh tim tanggap darurat saat ini masih bersiaga penuh karena potensi gempa susulan masih mungkin terjadi kapan saja, nih Gen.

Update Data Kerusakan Bangunan dan Fasilitas Publik

BPBD Pacitan mencatat setidaknya ada 15 lokasi yang sudah terverifikasi mengalami kerusakan akibat guncangan keras tersebut. Sebagian besar adalah rumah tinggal milik warga yang tersebar di berbagai lingkungan dan desa. Berikut adalah rincian data infrastruktur yang terdampak:

  • Rumah tinggal milik Agus di Kelurahan Pacitan.

  • Kediaman Marno, Juminto, dan Sarimin yang berlokasi di Kelurahan Ploso.

  • Rumah Suwito di Desa Tamanasri, Pringkuku.

  • Rumah milik Lilik di Desa Menadi.

  • Bangunan rumah warga di Dusun Tenggar, Desa Plumbungan.

  • Satu fasilitas pendidikan, yakni SMPN 4 Sembowo di Kecamatan Sudimoro, juga dilaporkan mengalami kerusakan.

  • Rumah Paimah dan Sugiono di Kecamatan Nawangan.

  • Rumah Bambang Sulistyo di Arjosari.

  • Rumah Mardi di Kecamatan Bandar.

  • Kediaman Mardianto, Tulari, dan Katwadi di wilayah Kebonagung.

Banyaknya rumah yang retak hingga ambruk di bagian tertentu menunjukkan bahwa kekuatan gempa M 6,4 ini memang sangat destruktif bagi bangunan yang tidak memiliki struktur tahan gempa yang kuat.

Satu Korban Jiwa Dilaporkan Meninggal Dunia

Selain kerugian secara materiil, kabar paling menyedihkan adalah adanya satu warga yang meninggal dunia akibat peristiwa ini. Korban diidentifikasi bernama Joko Santoso, pria berusia 53 tahun yang merupakan warga Dusun Krajan Kidul, Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo. Ironisnya, korban kehilangan nyawa bukan karena tertimpa reruntuhan secara langsung, melainkan akibat terjatuh saat sedang berusaha lari menyelamatkan diri dari dalam rumah ketika guncangan hebat terjadi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro, memberikan penjelasan mengenai kronologi tersebut. "Itu dampak tidak langsung ya setelah kejadian gempanya, ada satu warga yang meninggal," ungkap Radite saat memberikan konfirmasi pada Jumat, 6 Februari 2026. Hal ini membuktikan bahwa situasi panik saat gempa terjadi bisa menjadi ancaman yang sangat berbahaya bagi keselamatan diri.

Hingga saat ini, proses pendataan masih terus berlangsung secara masif oleh petugas di lapangan. Pihak BPBD terus menyisir area-area terpencil untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata atau kerusakan yang belum dilaporkan. Masyarakat diimbau untuk tidak termakan hoaks dan tetap tenang namun waspada, mengingat ancaman bencana alam di zona pesisir selatan memang cukup tinggi. Pastikan jalur evakuasi di rumah kalian tetap aman dan tidak terhalang barang-barang besar ya.

Gimana kondisi di tempat kalian, Gen? Apakah getaran gempa Pacitan ini terasa sampai ke kota kalian juga?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE