AGI Dorong Optimalisasi IGRS untuk Cegah Penyebaran Radikalisme dalam Gim
JAKARTA, GENVOICE.ID - Asosiasi Game Indonesia (AGI) menilai mekanisme perlindungan Indonesia Game Rating System (IGRS) perlu dioptimalkan untuk mencegah beredarnya gim bermuatan radikalisme di Tanah Air.
Sistem klasifikasi usia tersebut dinilai dapat menjadi benteng awal dalam menjaga ekosistem gim nasional tetap aman dan sehat.
Ketua Umum AGI Shafiq Husein mengatakan, keberadaan IGRS seharusnya dimaksimalkan sebagai "gerbang depan" penyaring konten sebelum gim beredar luas di masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menyusul laporan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid terkait temuan konten ekstrem dalam permainan digital.
"Di Indonesia sudah ada IGRS, Indonesia Game Rating System. Semoga ini bisa menjadi gerbang depan untuk menjaga agar konten-konten seperti ini tidak dimasuki hal-hal yang tidak baik," ujar Shafiq, Selasa.
Menurut AGI, penguatan sistem rating menjadi krusial di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap potensi platform gim dimanfaatkan sebagai media penyebaran ideologi ekstrem. Optimalisasi IGRS dinilai perlu dilakukan secara konsisten, baik dari sisi pengawasan konten maupun kepatuhan pengembang dan penerbit gim.
Kekhawatiran tersebut sebelumnya juga disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Deputi Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayor Jenderal TNI Sudaryanto, mengungkap adanya upaya sistematis kelompok berpaham radikal untuk menyusup ke kalangan anak muda melalui gim online.
Ia menyebut, pola perekrutan kerap dimulai dari interaksi di dalam gim, kemudian berlanjut ke platform komunikasi lain seperti WhatsApp atau Telegram, tempat doktrin intoleran dan radikal mulai ditanamkan. Salah satu platform yang disorot dalam temuan tersebut adalah Roblox.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pengungkapan jaringan teroris yang merekrut anak-anak melalui gim online merupakan hasil kerja sama lintas lembaga antara Kemkomdigi, kepolisian, dan BNPT.
Sebagai informasi, Indonesia Game Rating System (IGRS) merupakan sistem klasifikasi usia resmi untuk permainan video di Indonesia yang dikelola oleh Kemkomdigi. IGRS bertujuan melindungi anak-anak dari konten tidak pantas, seperti kekerasan dan tema dewasa, sekaligus memberikan panduan bagi orang tua melalui kategori usia 3+, 7+, 13+, 15+, dan 18+, serta mendorong industri gim nasional yang lebih sehat dan beretika.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!