Para Senator Demokrat dan Republik Mulai Berpikir Akhiri Penutupan Pemerintahan di AS

Para Senator Demokrat dan Republik Mulai Berpikir Akhiri Penutupan Pemerintahan di AS
- (Dok. istimewa).

WASHINGTON - Tidak terasa sudah berlangsung 34 hari penutupan pemerintahan Amerika Serikat yang hamper mencapai rekor baru. Meski terjadi kebuntuan antara Kongres dan Presiden Donald Trump yang telah menutup sejumlah program federal, termasuk penyediaan bantuan untuk warga berpendapatan rendah, gaji tentara AS, dan operasi bandara, namun secercah harapan mulai muncul.

Harapan itu muncul dari Gedung Capitol pada Senin (3/11), ketika para petinggi Senat dari Partai Republik dan Demokrat membicarakan kemungkinan jalur keluar menuju gangguan tersebut.

Tahun fiskal baru dimulai pada 1 Oktober tanpa ada undang-undang yang ditetapkan untuk mendanai kegiatan tersebut menyebabkan ribuan pegawai federal kini telah dirumahkan. Pertempuran itu telah mempertaruhkan sekitar 1,7 triliun dollar AS dalam dana diskresioner yang mencakup sekitar sepertiga dari total pengeluaran AS setiap tahunnya.

"Saya optimis," ujar Pemimpin Mayoritas Senat John Thune, seorang Republikan, kepada wartawan ketika ditanya tentang prospek diakhirinya penutupan pemerintah yang menyebabkan banyak pegawai federal bekerja tanpa gaji.

Ketika ditanya apakah ia yakin akan mengakhiri penutupan, Thune, dari South Dakota, mengelak, dengan mengatakan: "Jangan dipaksakan." Komentarnya merupakan perubahan nada yang kecil namun signifikan.

Partai Demokrat telah menghubungkan pendanaan pemerintah dengan perpanjangan subsidi asuransi kesehatan AS yang hampir berakhir. Keluarga berpenghasilan rendah melihat manfaat kupon makanan mereka berakhir atau hanya didanai sebagian.

"Berdasarkan intuisi saya tentang bagaimana hal-hal ini beroperasi, saya rasa kita sudah mendekati titik keluarnya," kata Thune.

Senator nomor 2 dari Demokrat, Dick Durbin dari Illinois mengaku juga merasakan hal yang sama. "Kita masih terpaku pada premis tentang apa yang akan kita lakukan terkait biaya layanan kesehatan," tambahnya.

Bisa Berantakan Lagi

Ketua Komite Alokasi Senat, Susan Collins dari Maine kepada wartawan mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai, dengan Demokrat menawarkan bahasa khusus untuk memecahkan kebuntuan dan staf dari kedua partai bekerja keras selama akhir pekan.

"Rasanya lebih baik minggu ini," kata Collins.

Meskipun demikian, dia mengingatkan kalau semuanya bisa berantakan lagi dan tidak bermaksud menyiratkan adanya kesepakatan.

Sementara itu, segelintir anggota DPR moderat dari kedua partai mengajukan rencana kompromi.

Axios melaporkan sekelompok empat anggota sentris DPR, tiga Republikan dan satu Demokrat, menawarkan rencana untuk memperpanjang kredit pajak Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang diperluas selama dua tahun, tetapi dengan batasan baru pada orang-orang yang pendapatannya berada di batas atas yang memenuhi syarat.

Sejak 1 Oktober, beberapa anggota Senat dari Partai Republik dan Demokrat telah mengadakan pertemuan tertutup secara sporadis untuk mencari cara menyelesaikan kebuntuan yang telah melanda Washington. Namun, sejauh ini belum berhasil mencapai titik akhir.

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE