Musisi Ini Hapus Lagu dari Spotify Gara-Gara Bosnya Dukung Senjata AI!

Musisi Ini Hapus Lagu dari Spotify Gara-Gara Bosnya Dukung Senjata AI!
- (Dok. Instagram/@david_bridie).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar heboh dari dunia musik yang lagi jadi perbincangan hangat. Seorang musisi asal Australia, David Bridie, baru aja bikin keputusan yang cukup ekstrem: dia cabut dari Spotify dan menghapus semua lagu-lagunya dari sana. Alasannya? Bukan soal royalti kecil atau drama kontrak, tapi karena isu yang jauh lebih besar-investasi Spotify dalam teknologi persenjataan berbasis AI.

Dilansir dari The Guardian, David dengan tegas bilang, "Saya tidak ingin lagu-lagu saya, beberapa di antaranya ditulis bersama para penyintas konflik, memperkaya seseorang yang membantu mendanai persenjataan." Pernyataan ini merujuk pada CEO Spotify, Daniel Ek, yang diketahui terlibat dalam pendanaan perusahaan pertahanan bernama Helsing di Jerman. Perusahaan itu fokus pada pembuatan sistem senjata otonom berbasis kecerdasan buatan.

Daniel Ek, lewat perusahaan investasinya Prima Materia, disebut sudah menggelontorkan dana sekitar 600 juta euro (sekitar Rp11 triliun) ke Helsing. Gak cuma itu, Ek juga duduk di dewan direksi perusahaan tersebut sejak 2021. Buat David, hal ini udah gak bisa ditolerir.

Menurutnya, Spotify memang punya sisi positif karena memudahkan musisi independen buat dikenal dan didengar publik, bahkan jualan tiket konser. Tapi, sistem pembayarannya dinilai nggak adil. "Inilah kita, para artis yang membantu membangun algoritma untuk menjual musik kita, dan keberhasilan algoritma itulah yang menentukan aliran kekayaan kepada seseorang yang berinvestasi dalam membangun mesin yang dapat membunuh manusia," ujar David.

Dia juga menyinggung dampak nyata dari teknologi senjata seperti drone AI, yang udah banyak menimbulkan korban sipil dalam konflik di Ukraina dan Gaza. Karena itu, David merasa nggak nyaman karyanya ikut menyumbang keuntungan ke arah yang menurutnya salah.

Langkah David ini bukan satu-satunya. Ia mengajak musisi lain dan para pendengar buat mikir ulang: apakah uang kita mendukung seni atau justru mendanai perang?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE