Awkarin Diserang Buzzer Usai Singgung Whip Pink di Rumah Reza Arap

Awkarin Diserang Buzzer Usai Singgung Whip Pink di Rumah Reza Arap
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -  Nama selebgram Awkarin kembali menjadi sorotan publik setelah ia bersama sejumlah sahabat mendiang Lula Lahfah menyinggung keberadaan whip pink yang kerap diasosiasikan dengan gas tawa di kediaman YouTuber Reza Arap.

Penampakan benda tersebut diketahui muncul dalam vlog kanal YouTube Guraisu episode 107 berjudul “Mencari yang Terenak di Gading Serpong”. Video itu sempat menuai perhatian luas warganet sebelum akhirnya dihapus atau diturunkan dari kanal tersebut.

Penghapusan video itu memicu reaksi keras dari Awkarin. Ia mempertanyakan alasan penarikan konten tersebut dan menilai bahwa jika tidak ada pelanggaran atau hal yang ditutupi, seharusnya video tidak perlu dihapus dari ruang publik.

Tak lama kemudian, video tersebut kembali tersedia di kanal Guraisu. Namun, warganet menyoroti adanya perubahan isi, yakni penampakan whip pink yang sebelumnya terlihat diduga telah dihilangkan. Hal itu justru memicu spekulasi dan perdebatan yang semakin luas di media sosial.

Sikap vokal Awkarin dalam menyoroti isu tersebut justru berujung pada serangan balik. Sejumlah buzzer menuding dirinya bersikap munafik dan menuduh bahwa Awkarin juga memiliki whip pink di rumahnya. Tuduhan itu diperkuat dengan beredarnya sebuah foto di media sosial yang memperlihatkan alat dispenser whipped cream berada di belakang Keanu Angelo saat berkunjung ke rumah Awkarin.

Menanggapi tudingan tersebut, Awkarin akhirnya angkat bicara melalui Instagram Story. Ia menegaskan bahwa tabung berwarna pink yang dipersoalkan warganet sama sekali bukan miliknya dan tidak ada hubungannya dengan dirinya.

Menurut penjelasan Awkarin, alat tersebut merupakan milik mantan kekasihnya yang kala itu masih tinggal bersamanya dan digunakan untuk keperluan memasak, khususnya membuat kue.

“Oh buzzer mau ngarahin ke sini? Sorry gue nggak takut. Bukan punya gue dan nggak disalah gunain. Itu dispenser whipped cream-nya mantan gue yang master chef buat bikin kue,” tulis Awkarin.

Dengan nada tegas, Awkarin menyatakan dirinya tidak gentar menghadapi serangan buzzer. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi kontroversi dan serangan publik sejak 2016, sehingga tidak merasa khawatir kembali menjadi sasaran tudingan.

Di tengah polemik tersebut, salah satu netizen sempat menyampaikan permintaan maaf kepada Awkarin karena sempat berprasangka buruk, termasuk menyoal ketidakhadirannya dalam prosesi pemakaman Lula Lahfah. Awkarin merespons dengan lapang dada dan menyatakan telah memaafkan.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah kebenaran dapat terungkap ke publik. Awkarin juga menyatakan komitmennya untuk terus bersuara dan berada di garda terdepan dalam membela orang-orang yang ia sayangi, apa pun risikonya.

“Gak apa-apa, dimaafin. Yang penting kebenaran terungkap. Gue gak akan berhenti sampai kebenaran terungkap,” ujar Awkarin.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE