Foto Kematian Jeffrey Epstein Dirilis, Publik Temukan Kejanggalan Fisik: Itu Bukan Dia, Di Mana Tatonya?
Departemen Kehakiman AS Bocorkan Jutaan Dokumen "EFTA"
JAKARTA, GENVOICE.ID -Publik kembali digemparkan oleh rilis jutaan dokumen terbaru terkait kematian Jeffrey Epstein yang memicu keraguan massal mengenai keaslian foto jenazah sang miliarder.
Departemen Kehakiman AS membocorkan detail investigasi dari FBI New York, termasuk foto-foto grafis yang memperlihatkan detik-detik upaya penyelamatan Epstein setelah ditemukan gantung diri di sel penjara pada Agustus 2019.
Namun, bukannya meredam spekulasi, foto jenazah Jeffrey Epstein tersebut justru menuai kritik tajam dari netizen yang menyoroti hilangnya ciri fisik krusial, yakni tato di lengan Epstein yang diketahui ada semasa hidupnya.
Perdebatan mengenai kemungkinan foto tersebut palsu atau rekayasa kini menjadi topik hangat di tengah rilis Epstein Files 2026, memicu kembali teori konspirasi lama mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik jeruji besi Metropolitan Correctional Center.
Dokumentasi Detik-Detik Terakhir di Sel Penjara
Berdasarkan dokumen berkode "EFTA00134598" dan "EFTA00161494", terlihat upaya penyelamatan intensif yang dilakukan oleh tim medis. Dalam foto-foto grafis tersebut, Epstein tampak:
-
Mengenakan seragam penjara oranye yang terkoyak.
-
Terpasang penyangga leher, alat bantu pernapasan, serta bantalan medis TENS di dadanya saat petugas melakukan CPR.
-
Menunjukkan luka jeratan yang dalam di area leher serta wajah yang membengkak hebat.
Selain foto jenazah, dokumen FBI juga memperlihatkan kondisi sel yang berantakan, termasuk kain oranye yang digunakan untuk gantung diri yang masih terikat di rangka tempat tidur.
Tim investigasi pun mengonfirmasi adanya patah tulang rawan tiroid, yang memperkuat laporan resmi bahwa ia meninggal dunia karena bunuh diri.
Kejanggalan Ciri Fisik: Ke Mana Tato Epstein?
Meski pemerintah AS menegaskan kematian tersebut murni bunuh diri, publik justru menyoroti kejanggalan pada ciri fisik jenazah dalam foto tersebut. Poin paling krusial yang menjadi bahan perbincangan adalah hilangnya tato yang diketahui dimiliki Epstein semasa hidup.
Para pengguna media sosial dengan cepat membandingkan foto jenazah tersebut dengan dokumentasi lama Epstein. Beberapa komentar netizen yang viral antara lain:
"Itu bukan Epstein! Ke mana tatonya?" tulis salah satu akun di platform X. "Apa yang sebenarnya terjadi dengan tato di lengannya? Mereka seolah berusaha keras membuktikan dia sudah mati," timpal netizen lainnya.
Upaya Pembuktian Pemerintah di Tengah Keraguan
Walaupun bukti visual dan laporan medis telah dipaparkan secara detail oleh Departemen Kehakiman, skeptisisme publik tetap tinggi. Banyak yang menganggap foto-foto ini adalah bagian dari upaya pengalihan atau rekayasa untuk menutupi fakta sebenarnya di balik kasus perdagangan seks anak yang menjeratnya.
Hingga kini, laporan resmi tetap menyatakan bahwa Jeffrey Epstein dinyatakan meninggal dunia pada pukul 07.36 pagi di Rumah Sakit Beekman, namun hilangnya detail fisik seperti tato terus menjadi misteri yang menghantui "Epstein Files".
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!