Ole Romeny Sudah Latihan, Tapi Kluivert Masih Hati-Hati Jelang Lawan Arab Saudi, Kenapa?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang laga penting kontra Arab Saudi dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert mengaku masih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait kondisi fisik striker Ole Romeny.
Meski penyerang Oxford United itu sudah mengikuti sesi latihan perdana tim di Jeddah pada Jumat malam (3/10) waktu setempat, Kluivert belum bisa memastikan apakah Ole akan turun saat laga perdana menghadapi tuan rumah Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB.
"Kita harus tahu, kita harus melihat, dia baru saja pulih dan belum bermain dengan klubnya musim ini," ujar Kluivert kepada media usai sesi latihan.
Namun, pelatih asal Belanda itu menambahkan bahwa Ole berada di jalur pemulihan yang tepat dan menunjukkan reaksi positif selama latihan.
Diketahui, Ole Romeny sebelumnya menderita cedera cukup serius setelah ditekel keras oleh pemain Arema FC, Paulinho Moccelin, saat membela Oxford United dalam laga persahabatan Piala Presiden 2025 pada Juli lalu. Cedera itu memaksanya absen dalam 10 pertandingan klubnya di kompetisi domestik Inggris.
Namun, kondisi striker berusia 24 tahun itu terus membaik. Manajer timnas Indonesia, Sumardji, dalam pernyataannya Kamis lalu mengungkapkan bahwa kondisi Ole sudah pulih 95 persen, tinggal menunggu kebugaran penuh sebelum bisa kembali tampil di laga kompetitif.
"Reaksinya terlihat pada latihan hari ini dan itu yang terpenting. Saya sangat senang melihat dia kembali, tapi kita tetap harus berhati-hati dengan yang satu itu," ucap Kluivert, menandakan bahwa keputusan akhir akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan berdasarkan pemantauan fisik lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipatif, dari total 29 pemain yang dipanggil untuk fase ini, Kluivert telah menyiapkan tiga striker alternatif jika nantinya Ole belum siap dimainkan. Ketiga pemain tersebut adalah Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, dan Ragnar Oratmangoen, yang semuanya sudah bergabung dalam pemusatan latihan di Jeddah.
Ole Romeny sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam lini serang Garuda, mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir di babak kualifikasi sebelumnya. Absennya dia tentu bisa menjadi kerugian, namun Kluivert memastikan tim memiliki opsi dan strategi lain yang siap dijalankan.
Pertandingan melawan Arab Saudi akan menjadi ujian berat bagi Indonesia. Selain melawan tim kuat, laga ini juga akan menjadi ajang pembuktian pertama Kluivert sebagai pelatih kepala di fase paling krusial kualifikasi.
Kini, harapan suporter bergantung pada pemulihan penuh Ole, dan kecerdikan Kluivert dalam meracik strategi yang solid, baik dengan atau tanpa sang penyerang andalan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!