Tragis! Eks Kadispen TNI AU Gugur Saat Pesawat Latih FASI Jatuh di Bogor

Pesawat Latih FASI Jatuh di Ciampea, Bogor Saat Latihan Rutin

Tragis! Eks Kadispen TNI AU Gugur Saat Pesawat Latih FASI Jatuh di Bogor
Foto kondisi pesawat latih FASI jenis Microlight Quicksilver GT500 yang jatuh di wilayah Ciampea, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (4/8/2025). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia dirgantara Indonesia berduka. Marsma TNI (Purn) Fajar Adriyanto, mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AU, dilaporkan gugur usai pesawat latih yang ia kemudikan jatuh di kawasan Ciampea, Bogor, Minggu pagi (3/8).

Pesawat jenis Microlight Quicksilver GT500 yang dikemudikan Fajar bersama kopilotnya, Roni, dilaporkan mengalami kecelakaan saat sesi latihan rutin.

Pesawat sempat hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB. Tak berselang lama, pesawat ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana. Fajar meninggal dunia di tempat, sementara kopilot Roni mengalami luka berat dan kini dirawat intensif.

Lagi Latihan Rutin, Tapi Malah Petaka

Pesawat tersebut tengah digunakan untuk latihan profisiensi terbang dalam program pembinaan FASI (Federasi Aerosport Seluruh Indonesia). Kadispen AU Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa pesawat dalam kondisi laik terbang, dan sudah mengantongi surat izin resmi.

"Pesawatnya bagus, selesai sebelum terbang dicek bagus," tegasnya.

Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap investigasi.

Detik-detik Tragis dari Saksi Mata

Warga sekitar, Yahya Setiabudi, jadi saksi langsung momen dramatis saat pesawat sempat menukik dan kembali naik sebelum akhirnya jatuh di area makam.

" Jadi waktu jarak ketinggian itu dia (pesawat) ada di atas permukiman itu. Itu dia bisa dikendalikan itu, jadi pas depan saya pisan itu mah kejadiannya. Jadi pas itu mesinnya sempat berhenti, terus hidup lagi mesinnya, naik lagi, jadi masih bisa dikendalikan sama pilot," katanya.

Setelah jatuh, warga berbondong-bondong membantu evakuasi korban. Roni, sang kopilot, diselamatkan dengan cara memotong sabuk pengaman menggunakan golok.

Pemakaman di Kampung Halaman

Jenazah Marsma Fajar dijadwalkan diterbangkan ke Malang via Lanud Halim Perdanakusuma, lalu dimakamkan di tanah kelahiran beliau, Probolinggo. Suasana haru menyelimuti rumah duka di Komplek TNI AU, Pancoran.

Marsma Nyoman juga sempat berbagi momen terakhirnya berbincang via telepon dengan almarhum.

"Saya terakhir berhubungan dengan beliau hari Jumat kemarin. Saya telepon-teleponan terkait bagaimana inovasi Dispen ke depan, memajukan Dispen AU 40 menit sendiri. Beliau banyak memberikan masukan," kenangnya.

Insiden pesawat latih jatuh di Bogor ini meninggalkan luka mendalam di dunia penerbangan Indonesia. Semoga investigasi TNI AU bisa mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut agar tak terulang di masa depan.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE