Batik Madura UMKM Binaan Bank Mandiri Tembus Pasar Amerika
JAKARTA, GENVOICE.ID - Dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI, salah satu pelaku UMKM asal Madura, Batik Al Warits, sukses menembus pasar ekspor hingga ke Australia dan Amerika Serikat. Keberhasilan ini nggak lepas dari peran Rumah BUMN (RB) binaan Bank Mandiri. Program Rumah BUMN milik Bank Mandiri ternyata bukan cuma sekadar tempat pelatihan. Sejak diluncurkan tahun 2017, RB udah jadi pusat akselerasi bagi UMKM di berbagai daerah.
Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, atau yang akrab disapa Ossy, bilang kalau RB jadi katalis untuk mendorong UMKM bisa bersaing secara global. Ia menambahkan, program RB juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal yang terukur dan inklusif.
"RB saat ini telah menjadi wadah akselerasi UMKM Indonesia agar mampu naik kelas dan bersaing secara global. Dengan pendekatan berbasis sinergi, kami terus memperluas akses kompetensi, pasar, dan pembiayaan yang dibutuhkan pelaku usaha untuk bertumbuh secara berkelanjutan," ujar Ossy, dikutip Senin (4/8).
Kisah Inspiratif dari Madura
Salah satu cerita sukses datang dari Batik Al Warits. UMKM yang berdiri sejak 2008 ini memproduksi batik wangi aromaterapi, sesuatu yang unik banget. Mereka dibina oleh RB Surabaya, dan kini udah ekspor ke Australia dan Amerika.
Pemiliknya, Warisatul Hasanah, bilang kalau mereka berkembang pesat bareng RB. Mulai dari dapet pelatihan, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Mandiri, sampai bisa ikut pameran. Bahkan, mereka dapet pendanaan sebesar 6.000 Euro dari PUM Netherlands yang digunakan buat beli alat rendam batik agar proses produksi makin efisien.
Lima Peran Utama Rumah BUMN
Sejak 2020, RB nggak cuma tempat pelatihan. Mereka bertransformasi punya lima fungsi utama:
-
Pusat pengembangan UMKM
-
Basecamp anak muda
-
Coworking space
-
Posko tanggap bencana
-
Dan pusat literasi serta kemitraan akses KUR
Semua itu dilakukan dengan pendekatan bertahap: Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.
Target Jangka Panjang
Hingga pertengahan 2025, Bank Mandiri udah punya 23 RB aktif dan membina lebih dari 15.000 UMKM. Tahun lalu aja, mereka menyelenggarakan 1.500 pelatihan. Ke depan, Bank Mandiri bakal terus perluas jangkauan RB dengan digitalisasi dan kolaborasi komunitas agar makin banyak UMKM bisa naik kelas hingga 2027.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!