Nyeleneh! Trump Bagikan Gambar AI Dirinya Sebagai Paus

Nyeleneh! Trump Bagikan Gambar AI Dirinya Sebagai Paus
- (Dok. BBC International).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang konklaf Vatikan yang akan memilih Paus baru pada 7 Mei mendatang, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menarik perhatian publik setelah membagikan sebuah gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan dirinya sebagai pemimpin Gereja Katolik.

Dilansir dari Variety, gambar tersebut diunggah pada Jumat malam melalui akun resminya di platform Truth Social, tanpa keterangan apa pun.

Tak lama berselang, akun resmi Gedung Putih di platform X dan Instagram turut membagikan gambar tersebut, meskipun sumber asli gambar belum diketahui. Unggahan ini datang hanya beberapa hari setelah Trump mengutarakan komentar bersifat candaan kepada wartawan, "Saya ingin jadi Paus. Itu pilihan nomor satu saya."

Namun kemudian ia menambahkan secara serius, "Saya tidak punya preferensi, meskipun saya harus bilang bahwa ada seorang kardinal dari New York yang sangat baik. Kita lihat saja nanti."

Pernyataan ini merujuk pada Kardinal Timothy Dolan, Uskup Agung New York, yang pada 1 Mei ditunjuk Trump sebagai anggota Komisi Kebebasan Beragama yang baru dibentuk Gedung Putih.

Dalam sebuah acara di Rose Garden, Trump menyinggung hubungan antara agama dan negara dengan mengatakan, "Mereka bilang ada pemisahan antara gereja dan negara… Saya bilang, 'Untuk kali ini, kita lupakan saja itu.'" Komentarnya kembali menimbulkan diskusi publik soal batasan antara pemerintah dan institusi keagamaan.

Senator Lindsey Graham dari Partai Republik ikut merespons unggahan Trump dengan nada bercanda, menulis di platform X, "Saya senang mendengar bahwa Presiden Trump terbuka untuk menjadi Paus berikutnya. Ini jelas kandidat kuda hitam, tapi saya harap konklaf dan umat Katolik tetap membuka pikiran. Paus sekaligus Presiden AS, banyak keuntungan di situ. Menunggu asap putih… Trump MMXXVIII!"

Trump turut hadir di pemakaman Paus Fransiskus yang digelar pada Sabtu, 26 April di Roma. Beredar rumor bahwa Trump tertidur selama misa pemakaman, namun situs pengecekan fakta Snopes membantah klaim tersebut berdasarkan rekaman video yang tersedia.

Trump, yang dibesarkan dalam tradisi gereja Presbiterian, kini menyebut dirinya sebagai seorang Kristen non-denominasi. Ini bukan kali pertama Trump membagikan konten manipulatif. Tahun lalu, ia memposting serangkaian gambar AI yang menampilkan dukungan palsu dari penyanyi Taylor Swift, serta gambar dirinya dan sekutu politiknya dalam balutan karakter superhero DC seperti Superman, Batman, hingga Wonder Woman.

Meskipun banyak yang menganggap unggahan ini sebagai lelucon politik khas Trump, kemunculannya menjelang konklaf Vatikan tetap menimbulkan berbagai reaksi dari publik, politisi, hingga komunitas agama di seluruh dunia.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE