Tata Cara dan Adab Berdoa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW, Muslim Wajib Tahu

Mengangkat kedua tangan saat berdoa merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW. Namun, apakah seorang muslim wajib melakukannya setiap kali memanjatkan doa? Simak penjelasan dan tata caranya.

Tata Cara dan Adab Berdoa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW, Muslim Wajib Tahu
Ilustrasi Berdoa. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mengangkat kedua tangan saat berdoa sudah menjadi kebiasaan yang sering dilakukan umat Islam ketika memohon sesuatu kepada Allah SWT. Namun, masih banyak muslim yang mempertanyakan apakah mengangkat tangan merupakan kewajiban atau hanya bagian dari adab dalam berdoa menurut ajaran Islam.

Dalam praktiknya, Rasulullah SAW juga pernah mengangkat kedua tangan ketika memanjatkan doa kepada Allah SWT. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu landasan bahwa mengangkat tangan termasuk amalan yang dianjurkan ketika seorang muslim berdoa.

Keterangan mengenai hal ini salah satunya diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy'ari dalam sebuah hadits yang tercantum dalam Shahih Bukhari. Dalam riwayat tersebut, ia menceritakan bagaimana Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya ketika berdoa hingga bagian putih di bawah ketiak beliau terlihat.

"Nabi SAW berdoa kemudian mengangkat kedua tangannya, dan aku melihat putih kedua ketiaknya." (HR Bukhari)

Menurut buku Formulasi Doa Mustajab: Merajut Harapan Menjadi Kenyataan karya Wahyu Agam, mengangkat kedua tangan merupakan salah satu adab ketika seorang muslim berdoa. Gerakan tersebut juga menggambarkan sikap seorang hamba yang menyadari keterbatasan dirinya dan membutuhkan pertolongan dari Allah SWT.

Apakah Mengangkat Kedua Tangan Saat Berdoa Hukumnya Wajib?

Pertanyaan mengenai hukum mengangkat tangan ketika berdoa kerap muncul di tengah masyarakat muslim. Sebab, gerakan tersebut begitu identik dengan aktivitas berdoa sehingga sebagian orang menganggapnya sebagai bagian yang harus selalu dilakukan.

Dikutip dari buku Fiqih Doa & Dzikir Jilid 1 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr terbitan Griya Ilmu, anjuran mengangkat kedua tangan ketika berdoa memiliki landasan dari sejumlah hadits tentang perilaku Rasulullah SAW. Salah satu riwayat yang menjelaskan keutamaan tersebut berasal dari Salman Al Farisi.

Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Allah SWT memiliki sifat Maha Pemalu dan Maha Mulia. Allah SWT tidak membiarkan hamba-Nya yang mengangkat kedua tangan untuk memohon kepada-Nya kembali dalam keadaan kosong.

"Sesungguhnya Rabb kamu adalah pemalu dan mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya jika mengangkat kedua tangannya kepada-Nya lalu Dia kembalikan dalam keadaan kosong." (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

Berdasarkan sejumlah hadits tersebut, mengangkat kedua tangan ketika berdoa termasuk sunnah Rasulullah SAW. Para ulama juga sepakat bahwa perbuatan ini merupakan salah satu adab yang dianjurkan bagi seorang muslim ketika memanjatkan permohonan kepada Allah SWT.

Dengan demikian, mengangkat kedua tangan bukanlah kewajiban yang harus selalu dilakukan dalam setiap doa. Namun, seorang muslim dianjurkan mengamalkannya sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW sekaligus menunjukkan kerendahan hati di hadapan Allah SWT.

Tata Cara Mengangkat Kedua Tangan Ketika Berdoa

Selain menganjurkan umatnya untuk berdoa, Rasulullah SAW juga memberikan contoh mengenai cara mengangkat kedua tangan ketika memanjatkan permohonan. Penjelasan mengenai beberapa bentuk gerakan tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA dalam sebuah hadits.

Dalam riwayat Abu Dawud dan Ath-Thabrani, Ibnu Abbas RA menjelaskan adanya perbedaan posisi tangan dalam beberapa bentuk doa. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa mengangkat tangan saat berdoa memiliki beberapa bentuk sesuai dengan keadaan dan cara permohonan yang dipanjatkan.

"Beginilah ikhlas, mengisyaratkan dengan jari sesudah ibu jari; dan ini adalah doa, beliau (SAW) mengangkat kedua tangannya sejajar kedua bahunya; dan ini ibtihaal, beliau (SAW) mengangkat kedua tangannya seraya menjulurkannya." (HR Abu Dawud dan Ath-Thabrani)

Dari keterangan tersebut, salah satu bentuk mengangkat tangan ketika berdoa adalah dengan memosisikan kedua tangan sejajar bahu. Sementara itu, terdapat pula bentuk ibtihaal, yakni mengangkat kedua tangan lebih tinggi sambil menjulurkannya ketika memohon kepada Allah SWT.

Adab yang Dianjurkan Ketika Memanjatkan Doa

Selain memperhatikan posisi tangan, seorang muslim juga dianjurkan menjaga adab ketika berdoa. Hal ini penting karena doa bukan sekadar menyampaikan keinginan, melainkan juga bentuk penghambaan dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT.

Dalam buku Fiqih Doa & Dzikir Jilid 1, turut dijelaskan pandangan Syaikh Abdul Qadir Jailani melalui kitabnya Ghunyah Talibin mengenai sejumlah hal yang dianjurkan ketika seseorang berdoa. Di antaranya adalah membentangkan kedua tangan, mengawali doa dengan memuji Allah SWT, serta membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebelum menyampaikan permohonan.

"Dianjurkan pada saat berdoa membentangkan kedua tangan, mengawalinya dengan pujian kepada Allah dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian menghaturkan permintaan dan permohonan kepada Allah, dan jangan menghadap langit pada saat berdoa. Ketika selesai berdoa usapkan kedua tangan ke wajah. Dalam sebuah riwayat disebutkan Rasulullah berkata, 'Mintalah kepada Allah SWT dengan batin telapak tangan'."

Berdasarkan penjelasan tersebut, terdapat beberapa adab yang dapat diperhatikan seorang muslim ketika memanjatkan doa. Hal pertama adalah membentangkan kedua tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.

Selanjutnya, doa dianjurkan diawali dengan pujian kepada Allah SWT dan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, seorang muslim dapat menyampaikan berbagai permintaan dan harapan kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

Ketika selesai berdoa, terdapat pula anjuran untuk mengusapkan kedua tangan ke wajah sebagaimana dijelaskan dalam keterangan tersebut. Muslim juga dianjurkan memperhatikan arah pandangan dan tidak menghadap ke langit ketika sedang memanjatkan doa.

Mengangkat Tangan Menjadi Salah Satu Adab Berdoa

Dari berbagai penjelasan hadits dan pandangan ulama tersebut, dapat dipahami bahwa mengangkat kedua tangan merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan ketika berdoa. Amalan ini juga mencerminkan sikap seorang hamba yang menyadari bahwa dirinya membutuhkan pertolongan dan kasih sayang Allah SWT.

Meski demikian, mengangkat kedua tangan tidak perlu dipahami sebagai kewajiban yang harus selalu dilakukan dalam setiap keadaan. Seorang muslim dapat menjadikan sunnah tersebut sebagai salah satu bentuk adab dalam berdoa, sekaligus memperhatikan tuntunan dan tata cara berdoa sebagaimana diajarkan dalam Islam.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE