5 Profesi Bergaji Miliaran di Australia 2026, Peluang Besar untuk WNI yang Ingin Kerja di Luar Negeri

Australia masih kekurangan tenaga kerja di sejumlah sektor, sehingga membuka peluang besar bagi pekerja asing termasuk dari Indonesia.

5 Profesi Bergaji Miliaran di Australia 2026, Peluang Besar untuk WNI yang Ingin Kerja di Luar Negeri
Profesi Bergaji Miliaran di Australia 2026. - (Dok. Pexels).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Australia masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi banyak pencari kerja internasional, termasuk dari Indonesia. Selain menawarkan kualitas hidup yang baik, negara ini juga dikenal memiliki pasar tenaga kerja yang stabil, tingkat pengangguran yang rendah, serta standar gaji yang relatif tinggi dibandingkan banyak negara lainnya.

Kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat membuat peluang bagi warga negara asing (WNA) tetap terbuka lebar, terutama pada sektor-sektor yang sedang mengalami kekurangan tenaga profesional. Bagi pekerja Indonesia yang memiliki keahlian dan memenuhi persyaratan, kesempatan untuk membangun karier di Negeri Kanguru pun semakin besar.

Berdasarkan data Australian Bureau of Statistics (ABS) yang dikutip melalui Igniteco, tingkat pengangguran Australia berada di angka 4,1 persen pada Januari 2026. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya permintaan tenaga kerja di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga konstruksi.

Berikut lima profesi dengan prospek cerah sekaligus menawarkan penghasilan tinggi di Australia pada 2026.

1. Tenaga Pendidikan

Sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang terus membutuhkan tenaga profesional. Australia masih membuka peluang bagi guru, pendidik anak usia dini, hingga tenaga administrasi pendidikan untuk mengisi kebutuhan di berbagai wilayah.

Meningkatnya jumlah peserta didik membuat permintaan tenaga pengajar terus bertambah setiap tahun. Berdasarkan data Indeed, rata-rata pendapatan tenaga pendidikan di Australia mencapai sekitar 103.948 dolar Australia (AUD) per tahun, atau setara sekitar Rp1,12 miliar.

Selain memperoleh gaji yang kompetitif, profesi ini juga memiliki jenjang karier yang jelas dan berpotensi memberikan kesempatan memperoleh izin tinggal jangka panjang apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

2. Perawat

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia membuat kebutuhan tenaga kesehatan di Australia terus bertambah. Tak heran jika profesi perawat menjadi salah satu pekerjaan yang paling banyak dicari.

Namun, tenaga asing yang ingin bekerja sebagai perawat harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti mengikuti asesmen kompetensi dan melakukan registrasi di Nursing and Midwifery Board of Australia (NMBA).

Meski prosesnya cukup panjang, imbalannya sangat menarik. Rata-rata gaji perawat di Australia mencapai sekitar 91.082 AUD per tahun, atau setara lebih dari Rp1,1 miliar.

3. Pengembang Perangkat Lunak

Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor membuat kebutuhan akan pengembang perangkat lunak terus meningkat. Hampir semua industri membutuhkan tenaga IT untuk membangun aplikasi, mengembangkan sistem, hingga menciptakan layanan berbasis teknologi.

Profesi ini menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pekerja yang memiliki kemampuan pemrograman, pengembangan aplikasi, maupun kecerdasan buatan (AI).

Menurut GrabJobs, rata-rata penghasilan software developer di Australia mencapai sekitar 109.126 AUD per tahun, atau setara sekitar Rp1,35 miliar.

4. Manajer Konstruksi

Australia saat ini tengah menjalankan berbagai proyek pembangunan infrastruktur berskala besar. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap tenaga profesional di bidang konstruksi terus meningkat.

Salah satu posisi dengan bayaran tertinggi adalah Construction Manager atau Manajer Konstruksi. Tugasnya meliputi mengelola proyek, mengawasi pelaksanaan pekerjaan, mengatur anggaran, hingga memastikan proyek selesai sesuai target.

Untuk dapat bekerja di sektor ini, pekerja umumnya diwajibkan memiliki sertifikat keselamatan kerja atau White Card.

Profesi ini menawarkan rata-rata penghasilan sekitar 163.422 AUD per tahun, atau lebih dari Rp2 miliar, sehingga menjadi salah satu pekerjaan dengan gaji tertinggi di Australia.

5. Chef

Industri kuliner di Australia terus berkembang seiring meningkatnya sektor pariwisata dan gaya hidup masyarakat. Hotel, restoran, hingga kafe modern terus mencari chef yang mampu menghadirkan hidangan berkualitas dan inovatif.

Peluang juga terbuka bagi tenaga asing yang memiliki keahlian memasak, termasuk mereka yang menguasai masakan khas Indonesia maupun berbagai kuliner internasional.

Rata-rata chef di Australia memperoleh pendapatan sekitar 74.279 AUD per tahun, atau setara Rp918 juta. Nilai tersebut bahkan bisa lebih tinggi bagi chef yang bekerja di hotel berbintang maupun restoran premium.

Persiapkan Kompetensi Sebelum Bekerja di Australia

Meski peluang kerja di Australia cukup besar, calon pekerja tetap harus mempersiapkan diri dengan baik. Selain memiliki visa kerja yang sesuai, kemampuan berbahasa Inggris, pengalaman profesional, serta sertifikasi sesuai bidang pekerjaan menjadi faktor penting dalam proses rekrutmen.

Beberapa profesi, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan, juga mengharuskan pelamar menyelesaikan proses registrasi dan memperoleh lisensi sebelum dapat bekerja secara legal.

Dengan tingginya kebutuhan tenaga kerja dan besarnya penghasilan yang ditawarkan, Australia masih menjadi salah satu tujuan terbaik bagi WNA yang ingin mengembangkan karier di luar negeri. Bagi mereka yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, peluang memperoleh penghasilan hingga miliaran rupiah setiap tahun bukan lagi sekadar angan.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE