Kutukan Rose BLACKPINK Diduga Penyebab Bruno Mars Tersungkur di Grammy 2026 Setelah 6 Tahun Menang Beruntun

Bruno Mars gagal bawa pulang Grammy untuk pertama kalinya sejak 2014. Fans menyebut Rose BLACKPINK mengakhiri streak 6 tahun kemenangan Grammy.

Kutukan Rose BLACKPINK Diduga Penyebab Bruno Mars Tersungkur di Grammy 2026 Setelah 6 Tahun Menang Beruntun
Rose BLACKPINK dan Bruno Mars di 68th Grammy Awards 2025. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Fans KPop dan Grammy digemparkan hasil mengejutkan di 68th Grammy Awards pada 1 Februari 2026. Kolaborasi APT. yang menampilkan Rose BLACKPINK dan Bruno Mars berhasil masuk tiga nominasi utama, Record of the Year, Song of the Year, dan Best Pop Duo/Group Performance namun tidak memenangkan satupun.

Hasil ini menandai pertama kalinya Bruno Mars mengalami malam tanpa kemenangan penuh sejak 2014, mengakhiri rekor enam tahun berturut-turut membawa pulang setidaknya satu Grammy setiap tahunnya.

Di media sosial, reaksi penggemar pun cepat mengarah ke humor dan meme. Sebuah teori yang dikenal sebagai Rose Curse atau Kutukan Rose kembali viral, tapi kali ini lebih luas dari sebelumnya. Selama ini, mitos Rose hanya dikaitkan dengan putusnya hubungan selebriti yang pernah berfoto dengannya, mulai dari Katy Perry hingga Taylor Swift.

Kali ini, fans bercanda kutukan Rose berevolusi, tidak hanya mengakhiri hubungan asmara, tapi juga menghentikan streak Grammy Bruno Mars.

Beberapa komentar lucu mewarnai X. Salah satu pengguna menulis, "The Rose curse is real lamao😭", sementara lainnya menambahkan, "Rose membuat Bruno kalah semua nominasi pertama kali dalam sejarah Grammy. Congrats girl, you actually achieved the impossible."

Banyak fanbase lain ikut menyoroti momen ini dengan guyonan, mengklaim tidak ada kolaborasi dengan pemenang Grammy favorit pun yang bisa menahan kutukan Rose.

Meski begitu, malam Grammy tetap bersejarah bagi Rose. Ia menjadi solo KPop pertama yang tampil di panggung Grammy dan membawa penampilan kolaboratif mereka dengan APT. live di Crypto.com Arena, Los Angeles. Dalam penampilan ini, Bruno Mars tampil dengan gitar, sementara Rose membawakan vokal utama dengan kostum tank top putih dan dasi hitam. Penampilan ini menegaskan pengaruh global Rose sekaligus menandai nominasi Grammy pertamanya.

APT. sendiri dirilis pada Oktober 2024 dan menjadi bagian dari album debut Rose, rosie, yang dirilis dua bulan kemudian bersama lagu-lagu hits lain seperti Number One Girl dan toxic till the end. Momen ringan juga tercatat di belakang panggung: Bruno Mars berbagi cerita lucu tentang Rose mengajarinya permainan minum ala Korea.

Walau Bruno Mars gagal membawa pulang piala Grammy kali ini, kolaborasi dengan Rose tetap menjadi sorotan. Fans kini berspekulasi, bercanda Rose bukan hanya Queen of KPop, tapi juga pemicu momen tak terduga, dari putusnya hubungan selebriti hingga mengakhiri dominasi Grammy Bruno Mars selama enam tahun terakhir.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE