Bos AI Apple Mundur dari Perusahaan, Siri-nya Lelet Kalah Saing Lawan Google dan Microsoft!

Bos AI Apple Mundur dari Perusahaan, Siri-nya Lelet Kalah Saing Lawan Google dan Microsoft!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar mengejutkan datang dari markas besar Apple di Silicon Valley. John Giannandrea, yang menjabat sebagai Kepala Divisi Kecerdasan Buatan (AI) Apple, resmi mengundurkan diri dari perusahaan. Langkah ini diyakini sebagai imbas dari raksasa teknologi tersebut yang dinilai tertinggal dari para pesaingnya dalam meluncurkan fitur-fitur AI generatif. Kekalahan paling terasa adalah dalam perombakan asisten suara andalan mereka, Siri.

Pengunduran diri Giannandrea setelah masa jabatannya selama tujuh tahun diumumkan Apple pada hari Senin (1/12), dilansir dari The Guardian.

Meskipun CEO Apple, Tim Cook, mengucapkan terima kasih atas kontribusi Giannandrea yang membantu perusahaan "dalam membangun dan memajukan pekerjaan AI kami," kenyataannya Apple memang terlihat kesulitan untuk mengejar inovasi yang dilakukan oleh kompetitor utamanya, Google.

Giannandrea akan segera digantikan oleh peneliti AI kawakan, Amar Subramanya.

Lambatnya Perkembangan Siri dan AI Apple

Apple memang sudah meluncurkan rangkaian produk AI unggulannya, Apple Intelligence, pada Juni 2024. Namun, perusahaan ini dinilai terlalu lambat dalam merombak produk-produk intinya dengan teknologi AI generatif jika dibandingkan dengan para pesaingnya, seperti Google dan Microsoft.

Beberapa fitur tambahan yang sudah Apple rilis, seperti terjemahan bahasa real-time pada earphone AirPod terbaru mereka, sudah lebih dulu dirilis oleh headphone Google sejak tahun 2017. Mereka juga memiliki aplikasi kebugaran yang menggunakan suara hasil AI untuk mengobrol saat latihan. Namun, perubahan besar pada sistem inti masih dalam tahap pengerjaan.

Yang paling membuat frustrasi penggemar adalah pembaruan besar-besaran untuk Siri yang sudah digembar-gemborkan selama lebih dari setahun, tetapi peluncurannya terus tertunda.

"Pekerjaan ini [pada Siri] membutuhkan lebih banyak waktu untuk mencapai standar kualitas tinggi kami," kata Craig Federighi, wakil presiden bidang rekayasa perangkat lunak Apple, saat konferensi pengembang perusahaan pada bulan Juni lalu.

Bahkan dalam panggilan pendapatan sebulan berikutnya, Tim Cook hanya bisa menjanjikan bahwa Apple sedang "membuat kemajuan yang baik pada Siri yang lebih personal" dan hanya bisa menjanjikan peluncurannya tahun depan.

Fokus Baru dengan Mantan Eksekutif Google Gemini

Dengan penunjukan Amar Subramanya sebagai pengganti, Apple tampaknya bertekad menunjukkan fokus yang lebih ketat pada strategi AI perusahaan. Menariknya, Subramanya bukanlah orang baru di dunia AI kelas berat.

Subramanya sebelumnya pernah bekerja sebagai wakil presiden korporat AI untuk Microsoft, dan yang paling krusial, ia menghabiskan 16 tahun di Google! Di Google, ia pernah menjabat sebagai kepala teknik untuk Asisten AI Gemini, yang saat ini dianggap sebagai pemimpin di industri AI generatif.

Subramanya akan melapor langsung kepada Craig Federighi, kepala teknik Apple, yang juga telah mengambil peran lebih besar dalam pengembangan AI di perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Cook mengatakan pada hari Senin bahwa Federighi "telah berperan penting dalam mendorong upaya AI kami, termasuk mengawasi upaya kami untuk menghadirkan Siri yang lebih personal kepada pengguna tahun depan."

Dalam pengumuman resminya, Apple menyebut penunjukan ini sebagai "babak baru" bagi perusahaan karena "memperkuat komitmennya" terhadap AI. Pergantian kepemimpinan ini jelas menunjukkan bahwa Apple menyadari mereka harus segera bergerak cepat jika tidak ingin tertinggal lebih jauh di era AI yang serba cepat ini.


Gen, menurut kalian, apakah dengan merekrut mantan eksekutif dari Google Gemini, Apple bisa mengejar ketertinggalannya dalam persaingan AI?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE