Film Dewi Siluman Ular Siap Bikin Merinding! Kisah Nikah Manusia dengan Jin, Tayang November
Diangkat dari kisah nyata dalam podcast "Nikah Sama Jin" karya Prasodjo Muhammad, film Dewi Siluman Ular menghadirkan Anya Geraldine sebagai jin bernama Dewi dan Derby Romero sebagai Dedi.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Starvision kembali menghadirkan film horor yang diangkat dari kisah nyata berjudul Dewi Siluman Ular. Film yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis ini mengembangkan kisah pernikahan manusia dengan jin yang sebelumnya dibahas dalam podcast Prasodjo Muhammad berjudul "Nikah Sama Jin".
Podcast tersebut diketahui telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali dan menghadirkan Sherly Indrawati sebagai narasumber. Cerita tersebut kemudian dikembangkan menjadi film layar lebar dengan skenario yang ditulis oleh Upi dan Ayu Anggraini Putri.
Anya Geraldine Jadi Jin Siluman Ular
Salah satu daya tarik Dewi Siluman Ular hadir melalui karakter Dewi, sosok jin berwujud siluman ular yang diperankan Anya Geraldine. Dalam cerita tersebut, Dewi menikah dengan Dedi yang diperankan Derby Romero, seorang pria yang sedang berada dalam tekanan berat akibat persoalan ekonomi.
Dedi digambarkan harus menghadapi masalah utang hingga dikejar debt collector. Di saat yang sama, istrinya membutuhkan operasi caesar sehingga Dedi semakin terdesak dan akhirnya memilih jalan pintas melalui pernikahan dengan makhluk gaib.
Kehadiran Aulia Sarah dan Aghniny Haque turut memperkuat jajaran pemain utama film tersebut. Sejumlah nama lain juga ikut terlibat, di antaranya Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, dan Aldo Gudel.
Sinopsis Dewi Siluman Ular
Kehidupan Dedi berada di ujung tanduk ketika utang yang dimilikinya terus mengejar dan debt collector menuntut pembayaran. Kondisi semakin sulit karena sang istri harus menjalani operasi caesar untuk melahirkan anak mereka.
Demi keselamatan istri dan calon buah hatinya, Dedi yang sudah putus asa memilih cara instan untuk mendapatkan uang. Ia kemudian nekat melakukan pesugihan melalui pernikahan dengan Dewi, jin berwujud siluman ular yang memiliki paras cantik.
Keputusan tersebut awalnya menjadi jalan keluar bagi persoalan yang sedang dihadapi Dedi. Namun, pernikahan itu ternyata membawa konsekuensi yang tidak pernah ia bayangkan dan menyeret kehidupan keluarganya ke dalam teror.
Pesugihan Jadi Jalan Cerita
Dewi Siluman Ular tidak hanya menghadirkan kisah mengenai makhluk gaib, tetapi juga membawa persoalan tekanan ekonomi dan pilihan manusia ketika berada dalam kondisi terdesak. Cerita tersebut kemudian dikembangkan dengan konflik keluarga serta konsekuensi dari sebuah perjanjian yang dibuat demi mengubah kehidupan.
Premis film ini berangkat dari pertanyaan mengenai apa yang terjadi ketika seseorang mendapatkan sesuatu yang diinginkan melalui perjanjian dengan makhluk gaib. Persoalan lain muncul ketika perjanjian tersebut dilanggar dan dampaknya mulai mengancam orang-orang yang berada di sekitar pelaku.
Dalam New Official Trailer, kehidupan Dedi diperlihatkan berubah drastis setelah dirinya menjalani pesugihan melalui pernikahan dengan Dewi. Berbagai kejadian aneh kemudian muncul hingga Dedi dan keluarganya harus menghadapi teror yang semakin mengerikan.
Diangkat dari Podcast Prasodjo Muhammad
Produser Chand Parwez Servia mengatakan film tersebut berangkat dari kisah nyata yang pertama kali ditemukan melalui sebuah podcast. Menurutnya, cerita tersebut memperlihatkan fenomena ketika tekanan ekonomi dan keinginan mengubah nasib dapat mendorong seseorang memilih jalan pintas melalui pesugihan.
"Film DEWI SILUMAN ULAR berangkat dari kisah nyata yang pertama kali kami temukan di sebuah podcast. Dari kisah tersebut, kami menangkap fenomena yang masih terjadi di masyarakat, ketika tekanan ekonomi dan keinginan untuk mengubah nasib membuat seseorang memilih jalan pintas melalui pesugihan," ujar Chand Parwez Servia.
Chand mengatakan kisah tersebut tidak hanya ingin disampaikan sebagai cerita tentang pesugihan. Film ini juga mencoba menggambarkan pilihan manusia ketika berada dalam situasi sulit serta konsekuensi yang muncul setelah keputusan tersebut diambil.
Azhar Kinoi Lubis Kembali Garap Horor Kisah Nyata
Bagi Azhar Kinoi Lubis, Dewi Siluman Ular menjadi proyek horor berdasarkan kisah nyata berikutnya setelah sebelumnya menyutradarai Petaka Gunung Gede pada 2025. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan cerita yang berasal dari kisah nyata menjadi film dengan konflik dan dunia cerita yang lebih luas.
Azhar mengatakan tantangan utama dalam film ini adalah mengembangkan sumber cerita menjadi pengalaman sinematik yang tetap memiliki konflik kuat. Ia menegaskan bahwa kisah dari sumber awal tidak sekadar dipindahkan ke layar, tetapi diolah kembali untuk menghadirkan pengalaman horor bagi penonton.
"Yang menjadi tantangan dalam DEWI SILUMAN ULAR adalah bagaimana mengembangkan kisah nyata yang menjadi sumber cerita ke dalam sebuah film yang memiliki dunia dan konflik yang kuat. Kami tidak ingin hanya memindahkan kisah tersebut ke layar, tetapi mengolahnya menjadi pengalaman sinematik horor baru untuk bisa dirasakan oleh penontonnya," ujar Azhar Kinoi Lubis.
Tayang 12 November 2026
Film Dewi Siluman Ular dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Penonton akan diajak mengikuti kehidupan Dedi setelah mengambil keputusan besar yang awalnya ditujukan untuk menyelesaikan masalah ekonomi, tetapi justru membuka pintu bagi berbagai teror.
Dengan Anya Geraldine sebagai Dewi dan Derby Romero sebagai Dedi, film ini memadukan kisah pesugihan, persoalan keluarga, tekanan ekonomi, serta teror makhluk gaib. Perjalanan Dedi setelah menikah dengan jin siluman ular tersebut menjadi inti cerita yang membawa konsekuensi bagi dirinya dan keluarganya.
Perkembangan terbaru mengenai film Dewi Siluman Ular dapat diikuti melalui akun Instagram @filmdewisilumanular dan @Starvisionplus serta TikTok @StarvisionMovie. Film ini akan menjadi salah satu tontonan horor yang hadir di bioskop pada November 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!