3 Mantan Pelatih Manchester United Dipecat dari Tim Asuhannya, Ini Alasannya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tiga mantan manajer Manchester United mengalami nasib serupa dalam waktu berdekatan. Erik ten Hag, Ole Gunnar Solskjaer, dan José Mourinho sama-sama harus angkat kaki dari klub yang baru mereka tangani, usai rentetan hasil mengecewakan di awal musim 2025/2026.
Erik ten Hag (Bayer Leverkusen)
Karier Ten Hag di Bundesliga berakhir lebih cepat dari dugaan. Baru memimpin dua pertandingan liga, pelatih asal Belanda itu sudah diberhentikan Bayer Leverkusen.
Puncaknya terjadi saat Leverkusen hanya bermain imbang 3-3 melawan Werder Bremen, meski sempat unggul 3-1 dengan jumlah pemain lebih banyak. Kapten Robert Andrich terang-terangan menyebut timnya penuh "misery" dan para pemain hanya bermain untuk diri sendiri.
Kondisi ruang ganti yang kacau, ditambah hilangnya figur penting seperti Granit Xhaka dan Jonathan Tah, membuat Ten Hag kehilangan kendali. Pihak manajemen pun enggan memberi dukungan publik, yang akhirnya mempertegas pemecatannya.
Ole Gunnar Solskjaer (Besiktas)
Solskjaer juga harus rela kehilangan pekerjaannya di Turki. Besiktas resmi memutus kontraknya usai gagal lolos ke fase grup Liga Konferensi Eropa setelah disingkirkan Lausanne.
Padahal, musim lalu ia membawa Besiktas finis di peringkat keempat Liga Super Turki. Namun kegagalan beruntun di kualifikasi Eropa, termasuk tersingkir lebih dulu di Liga Europa oleh Shakhtar Donetsk, membuat klub Istanbul itu mengambil keputusan tegas.
Nama Nuri Sahin, eks Borussia Dortmund, kini disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Solskjaer.
José Mourinho (Fenerbahçe)
Nasib tak jauh berbeda juga dialami Mourinho. Pelatih berjuluk The Special One itu dipecat usai Fenerbahçe tersingkir dari Liga Champions oleh Benfica.
Selama 15 bulan memimpin, Mourinho gagal membawa Fener bersaing dengan rival sekotanya, Galatasaray. Hubungannya dengan manajemen juga kerap panas, terutama setelah ia mengkritik aktivitas transfer klub dan bahkan menyindir direktur yang dianggap tak mendukung tim.
Mourinho kabarnya akan menerima kompensasi senilai €9 juta. Pemecatan ini menjadi yang kelima beruntun dalam kariernya, memperpanjang daftar pekerjaan yang ia akhiri lewat pemecatan sejak Chelsea, Manchester United, Tottenham, hingga Roma.
Tiga eks manajer Manchester United itu kini kompak menjadi korban di klub barunya. Dari masalah internal, hasil buruk, hingga konflik dengan manajemen, alasan mereka dipecat berbeda-beda tapi dengan ujung cerita yang sama: kehilangan jabatan lebih cepat dari yang diperkirakan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!