Jejak Try Sutrisno: Dari Prajurit hingga Wakil Presiden RI

Perjalanan panjang pengabdian Try Sutrisno untuk militer dan pemerintahan Indonesia

Jejak Try Sutrisno: Dari Prajurit hingga Wakil Presiden RI
Try Sutrisno - (Dok. istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Indonesia kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, wafat pada Senin (2/3) di usia 90 tahun. Kepergiannya meninggalkan jejak panjang pengabdian di dunia militer maupun pemerintahan nasional.

Selama hidupnya, ia dikenal sebagai prajurit disiplin yang kemudian bertransformasi menjadi negarawan. Kariernya menjadi salah satu contoh perjalanan dari militer menuju panggung politik tertinggi di Indonesia.

Awal Karier Militer yang Panjang

Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 dan meniti karier militer sejak muda. Ia merupakan lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat yang menjadi pintu masuk pengabdiannya di tubuh TNI.

Seiring waktu, kariernya terus menanjak. Ia dikenal sebagai perwira yang memiliki rekam jejak kuat di berbagai penugasan. Konsistensi dan kedisiplinannya membuat namanya semakin diperhitungkan di lingkungan militer.

Puncak Karier: Panglima ABRI

Puncak karier militernya terjadi ketika ia dipercaya menjabat Panglima ABRI pada periode 1988-1993. Jabatan ini merupakan posisi tertinggi di angkatan bersenjata saat itu.

Sebelum itu, ia juga sempat menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada 1986-1988. Rangkaian posisi strategis tersebut menegaskan pengaruh besar Try Sutrisno dalam tubuh militer Indonesia pada masanya.

Pengalamannya memimpin pasukan menjadi modal penting ketika ia kemudian masuk ke panggung politik nasional.

Dari Jenderal ke Wakil Presiden RI

Setelah karier militernya gemilang, Try Sutrisno dipercaya menjadi Wakil Presiden RI periode 1993-1998 mendampingi Presiden Soeharto.

Penunjukan ini menandai transformasinya dari figur militer menjadi tokoh pemerintahan. Ia termasuk wakil presiden yang berasal dari latar belakang militer dengan pengalaman komando yang kuat.

Selama menjabat, ia dikenal mempunyai gaya kepemimpinan tegas namun tetap menjaga stabilitas pemerintahan pada masa tersebut.

Warisan dan Keteladanan

Try Sutrisno dikenang sebagai sosok prajurit sekaligus negarawan yang mengabdikan hidupnya untuk negara. Dari masa muda di militer hingga duduk di kursi wakil presiden, perjalanan hidupnya menunjukkan konsistensi dalam pengabdian.

Kepergiannya menjadi kehilangan bagi bangsa Indonesia, terutama bagi keluarga besar TNI dan para tokoh yang pernah bekerja bersamanya.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE