Kebakaran Hebat di Cipadu Tangsel: 4 Ruko & Gudang Tekstil Ludes, Kerugian Rp7 Miliar
Kronologi Kebakaran Ruko & Gudang Tekstil di Cipadu: Penyebab, Pemadaman, dan Kerugian
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kebakaran besar terjadi di kawasan Jalan Pajak Raya, Cipadu, Jurangmangu Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu sore (1/2) sekitar pukul 17.50 WIB. Api dengan cepat melalap satu gudang tekstil dan empat unit ruko yang berada berdampingan, menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp7 miliar. Kejadian ini langsung menarik perhatian masyarakat dan petugas pemadam kebakaran setempat.
Menurut laporan, kobaran api membesar dengan cepat karena bangunan yang terbakar banyak menyimpan bahan mudah terbakar seperti kain tekstil, triplek, kayu, dan plastik. Kondisi ini membuat api semakin sulit dikendalikan dalam tahap awal.
Sebanyak 150 personel damkar bersama dengan relawan (Redkar) dikerahkan ke lokasi dengan total 12 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang melumat bangunan. Karena tantangan bahan yang mudah terbakar dan kepadatan lokasi, proses pemadaman berlangsung hampir 11 jam, hingga api benar-benar padam sekitar pukul 04.41 WIB keesokan paginya (2/2).
Selama proses pemadaman, satu petugas pemadam kebakaran mengalami luka ringan akibat terkena serpihan material saat berjuang menjinakkan api. Meskipun begitu, ia mendapatkan pertolongan medis di lokasi dan dinyatakan dalam kondisi stabil.
Tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden ini. Namun dampak ekonomi langsung dirasakan oleh para pemilik ruko dan pedagang yang usahanya ikut hangus terbakar. Banyak barang dagangan yang ludes dan inventaris toko yang hancur, sehingga kerugian total ditaksir mencapai Rp7 miliar.
Warga sekitar dibuat terkejut dengan cepatnya api menyebar, sampai-sampai beberapa di antaranya harus dievakuasi sementara demi keselamatan. Petugas kepolisian juga memasang garis polisi untuk menjaga area dan mencegah warga kembali terlalu dekat dengan bangunan yang masih belum aman.
Penyebab awal kebakaran masih diduga berasal dari korsleting listrik, namun pihak berwenang menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan asal muasal api.
Proses ini melibatkan pemeriksaan sisa bangunan dan wawancara saksi, korban serta pedagang yang berada di lokasi saat api pertama kali muncul. Penyelidikan menyeluruh diharapkan dapat membantu memastikan apakah ada kelalaian dalam instalasi listrik atau penyebab lain yang memicu kebakaran tersebut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!