Xiaomi Cetak Rekor Penjualan Mobil, Pengiriman 2025 Tembus 400 Ribu Unit

Xiaomi Cetak Rekor Penjualan Mobil, Pengiriman 2025 Tembus 400 Ribu Unit
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Xiaomi kembali mencatatkan pencapaian besar di industri otomotif setelah berhasil mengirimkan lebih dari 50.000 unit mobil sepanjang Desember 2025.

Lonjakan pengiriman di penghujung tahun tersebut membuat total distribusi mobil Xiaomi selama 2025 melampaui angka 400.000 unit, sebuah tonggak penting bagi perusahaan teknologi yang baru terjun ke pasar kendaraan listrik.

Mengutip laporan CarNewsChina, Xiaomi mulai memasuki industri otomotif melalui peluncuran sedan listrik SU7 pada Maret 2024 dan memulai pengiriman sebulan kemudian. Meski tidak merinci angka pasti pengiriman Desember, Xiaomi memastikan volume pengiriman pada bulan terakhir 2025 telah menembus 50.000 unit.

Data China EV DataTracker menunjukkan, sepanjang Januari hingga November 2025 Xiaomi telah mengirimkan 361.625 unit mobil. Dengan tambahan pengiriman pada Desember, total pengiriman tahunan dipastikan menembus angka 400.000 unit. Lembaga tersebut dijadwalkan merilis data resmi pengiriman Desember 2025 pada 15 Januari 2026.

Pada November 2025 saja, Xiaomi mencatatkan pengiriman 46.249 unit mobil di pasar China. Angka tersebut terdiri atas 33.729 unit SUV YU7 dan 12.520 unit sedan SU7. Capaian itu melonjak hampir dua kali lipat atau naik 99,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

SUV YU7 menjadi model kedua Xiaomi yang diluncurkan pada Juni 2025 dan diposisikan sebagai penantang langsung Tesla Model Y. CEO sekaligus pendiri Xiaomi, Lei Jun, sebelumnya mengungkapkan bahwa YU7 berhasil mencapai pengiriman 150.000 unit hanya dalam waktu enam bulan sejak diluncurkan.

Ke depan, Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan dua model baru untuk dirilis pada 2026, yakni satu kendaraan listrik dengan konsep extended range berkapasitas tujuh penumpang serta satu SUV lima penumpang. Hingga kini, Xiaomi masih memasarkan mobilnya secara eksklusif di China, namun perusahaan telah menyiapkan langkah ekspansi ke pasar Eropa pada 2027.

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, menyebutkan bahwa perusahaan saat ini tengah melakukan proses validasi kendaraan untuk memenuhi standar Uni Eropa, dengan Jerman menjadi salah satu fokus utama pengujian sebelum peluncuran resmi di kawasan tersebut.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE