JAKARTA, GENVOICE.ID - Forbes kembali memperbarui daftar 10 orang terkaya di dunia edisi Januari 2026 melalui pemantauan Real-Time Billionaires.
Daftar ini disusun berdasarkan pergerakan harga saham, nilai tukar, serta perubahan kepemilikan aset yang dapat berfluktuasi dari hari ke hari.
Memasuki awal 2026, peta kekayaan global masih didominasi tokoh-tokoh dari industri teknologi. Meski demikian, sektor non-teknologi tetap memiliki wakil kuat, terutama dari bisnis barang mewah dan investasi jangka panjang.
Berikut daftar 10 orang terkaya di dunia Januari 2026 versi Forbes beserta sumber utama kekayaannya.
Elon Musk menempati posisi teratas dengan kekayaan yang melesat jauh meninggalkan pesaingnya. Pendiri Tesla dan SpaceX itu diperkirakan memiliki harta mencapai 726,3 miliar dollar AS. Nilai kekayaannya sangat sensitif terhadap fluktuasi valuasi Tesla dan SpaceX, dua perusahaan yang menjadi tulang punggung imperium bisnisnya di sektor otomotif listrik, antariksa, dan teknologi masa depan.
Di posisi kedua ada Larry Page, salah satu pendiri Google, dengan kekayaan sekitar 257 miliar dollar AS. Kepemilikan saham di Alphabet masih menjadi sumber utama kekayaannya, seiring ketatnya persaingan di bisnis iklan digital, komputasi awan, dan pengembangan kecerdasan buatan.
Larry Ellison menyusul di peringkat ketiga dengan kekayaan 245 miliar dollar AS. Pendiri Oracle ini mendapat dorongan besar dari strategi perusahaan di sektor cloud dan infrastruktur teknologi yang menopang kebutuhan komputasi AI.
Jeff Bezos berada di urutan keempat dengan kekayaan 242 miliar dollar AS. Meski sempat terkoreksi, kekayaan Bezos tetap bertumpu pada kinerja Amazon, baik dari bisnis ritel global maupun layanan komputasi awan Amazon Web Services.
Sergey Brin, rekan Larry Page dalam mendirikan Google, menempati posisi kelima dengan kekayaan 237 miliar dollar AS. Sama seperti Page, nilai kekayaannya bergerak seiring performa saham Alphabet di tengah kompetisi teknologi global.
Di peringkat keenam terdapat Mark Zuckerberg dengan kekayaan 226 miliar dollar AS. CEO Meta ini diuntungkan oleh pergerakan saham perusahaan yang dipengaruhi pendapatan iklan digital serta investasi besar Meta di bidang AI dan infrastruktur pusat data.
Bernard Arnault menjadi tokoh non-teknologi paling menonjol di 10 besar. Pemimpin grup barang mewah LVMH itu berada di peringkat ketujuh dengan kekayaan 195 miliar dollar AS. Dinamika permintaan produk mewah global turut menentukan nilai perusahaannya.
CEO Nvidia Jensen Huang menempati posisi kedelapan dengan kekayaan 162 miliar dollar AS. Ledakan permintaan chip AI membuat saham Nvidia terus melonjak, mendorong kenaikan signifikan pada kekayaan para pemegang saham utamanya.
Warren Buffett berada di urutan kesembilan dengan kekayaan sekitar 149 miliar dollar AS. Melalui Berkshire Hathaway, kekayaan investor legendaris ini tersebar di berbagai sektor, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada satu industri tertentu.
Steve Ballmer melengkapi daftar 10 besar di posisi kesepuluh dengan kekayaan 147 miliar dollar AS. Mantan CEO Microsoft ini masih menikmati hasil dari kepemilikan saham Microsoft yang diuntungkan oleh ekspansi bisnis cloud dan kecerdasan buatan.
Daftar Forbes Januari 2026 kembali menegaskan dominasi sektor teknologi dalam membentuk kekayaan global, dengan Elon Musk masih kokoh di puncak sebagai individu terkaya di dunia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!