Lirik Lagu 'Gulu Pedot' Niken Salindry yang Paling Dicari Netizen, Lengkap dengan Artinya

Lirik Lagu 'Gulu Pedot' Niken Salindry dan Makna Mendalamnya

Lirik Lagu 'Gulu Pedot' Niken Salindry yang Paling Dicari Netizen, Lengkap dengan Artinya
Potret Niken Salindry. - (Dok. Instagram @niken_salindry_reall).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Niken Salindry kembali bikin heboh! Setelah sukses dengan berbagai lagu, kali ini penyanyi muda asal Kediri itu bikin para penggemar terpesona lewat cover lagu terbarunya. Niken memilih lagu berjudul "Gulu Pedot" yang sebelumnya dipopulerkan oleh Didi Kurnia feat Mufly Key.

Meski lagu aslinya sudah dirilis lebih dulu pada 3 Juli 2025, versi Niken Salindry yang diunggah di kanal YouTube Kembar Music Digital pada Agustus 2025 langsung jadi sensasi. Nggak cuma dapat jutaan views, video klip resminya bahkan menduduki deretan teratas video yang paling banyak ditonton, lho. Keren banget, kan?

Banyak yang penasaran, apakah lirik lagu Gulu Pedot versi Niken Salindry sama persis dengan versi aslinya? Ternyata, liriknya memang sama, kok. Penasaran lirik lengkapnya? Yuk, simak di bawah ini!

Lirik Lagu Gulu Pedot - Niken Salindry

Dudu watu hang di arani pasir
Watu kambyang keli ono ring pinggir
Buru ketemu awak langsung naksir
Gelibegan koyo kelangan pikir

Uwit kelopo arane gelugu
Di sigari di poro dadi pitu
Saben dino isun sing biso turu
Demen riko ngomongo sing kewetu

Aring aring mbakar gedang campur sawi
Sampek gering ulihe isun mikiri
Gedang sobo sak curung di pangan codot
Timbyang wurung bangur gulunisun pedot

Godong sawi enake uraban klopo
Ati iki ugo yo mung kanggo riko
Gedang rojo sak curung di pereteli
Dung sing percoyo bedahen dodo iki

Dudu watu hang di arani pasir
Watu kambyang keli ono ring pinggir
Buru ketemu awak langsung naksir
Gelibegan koyo kelangan pikir

Uwit kelopo arane gelugu
Di sigari di poro dadi pitu
Saben dino isun sing biso turu
Demen riko ngomongo sing kewetu

Aring aring mbakar gedang campur sawi
Sampek gering ulihe isun mikiri
Gedang sobo sak curung di pangan codot
Timbyang wurung bangur gulunisun pedot

Godong sawi enake uraban klopo
Ati iki ugo yo mung kanggo riko
Gedang rojo sak curung di pereteli
Dung sing percoyo bedahen dodo iki

Aring aring mbakar gedang campur sawi
Sampek gering ulihe isun mikiri
Gedang sobo sak curung di pangan codot
Timbyang wurung bangur gulunisun pedot

Godong sawi enake uraban klopo
Ati iki ugo yo mung kanggo riko
Gedang rojo sak curung di pereteli
Dung sing percoyo bedahen dodo iki

Dung sing percoyo bedahen dodo iki
Dung sing percoyo bedahen dodo iki

Arti Lagu Gulu Pedot - Niken Salindry

Bukan batu yang disebut pasir
Batu kecil tergeletak di pinggir
Baru bertemu kamu langsung jatuh hati
Gelisah bagai hilang akal pikir

Pohon kelapa namanya gelugu
Dibelah jadi tujuh bagian
Setiap hari aku tak bisa tidur
Suka padamu, ucapkanlah dengan tulus

Aring-aring membakar pisang campur sawi
Sampai sakit aku memikirkanmu
Pisang masak sebiji dimakan kelelawar
Sayang tak jadi, cintaku terputus

Daun sawi enaknya dibuat urap kelapa
Hati ini memang hanya untukmu
Pisang raja sebiji dikupas habis
Semoga kau percaya, belahlah dadaku ini

Bukan batu yang disebut pasir
Batu kecil tergeletak di pinggir
Baru bertemu kamu langsung jatuh hati
Gelisah bagai hilang akal pikir

Pohon kelapa namanya gelugu
Dibelah jadi tujuh bagian
Setiap hari aku tak bisa tidur
Suka padamu, ucapkanlah dengan tulus

Aring-aring membakar pisang campur sawi
Sampai sakit aku memikirkanmu
Pisang masak sebiji dimakan kelelawar
Sayang tak jadi, cintaku terputus

Daun sawi enaknya dibuat urap kelapa
Hati ini memang hanya untukmu
Pisang raja sebiji dikupas habis
Semoga kau percaya, belahlah dadaku ini

Aring-aring membakar pisang campur sawi
Sampai sakit aku memikirkanmu
Pisang masak sebiji dimakan kelelawar
Sayang tak jadi, cintaku terputus

Daun sawi enaknya dibuat urap kelapa
Hati ini memang hanya untukmu
Pisang raja sebiji dikupas habis
Semoga kau percaya, belahlah dadaku ini

Semoga kau percaya, belahlah dadaku ini
Semoga kau percaya, belahlah dadaku ini

Makna Mendalam Lagu Gulu Pedot: Kisah Cinta yang Bikin Baper!

Pernah nggak sih merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama sampai rasanya 'gila' karena saking cintanya? Nah, lagu Gulu Pedot ini ceritanya persis seperti itu.

Berdasarkan liriknya, lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang lagi kasmaran berat sama gebetannya. Saking tulusnya cinta yang dirasakan, dia sampai rela 'ngebelah' dadanya sendiri agar sang pujaan hati bisa melihat betapa suci dan dalamnya perasaan dia.

Lagu ini sukses banget menggambarkan perasaan seseorang yang lagi dimabuk asmara. Dia rela berkorban dan bahkan sampai sakit-sakitan karena terus menerus memikirkan orang yang disayanginya. Makanya, nggak heran kalau lagu ini gampang nyantol di hati banyak orang, terutama yang lagi bucin!

Gulu Pedot: Dari Keroncong Koplo Jadi Versi Syahdu Niken Salindry

Selain lirik dan maknanya yang bikin melting, salah satu alasan lagu Gulu Pedot versi Niken Salindry viral adalah aransemen musiknya. Niken mengubah nuansa lagu ini jadi lebih syahdu dan sendu, cocok banget sama karakternya yang punya suara lembut dan merdu.

Perbedaan aransemen ini yang bikin banyak warganet suka. Versi aslinya mungkin lebih mengarah ke dangdut atau koplo, tapi Niken berhasil menyajikan Gulu Pedot dengan sentuhan khasnya. Ini membuktikan bahwa sebuah lagu bisa diinterpretasi ulang tanpa menghilangkan esensi utamanya.

Jadi, buat kamu yang lagi cari lagu romantis dengan lirik dalam dan musik yang enak didengar, Gulu Pedot Niken Salindry wajib banget masuk playlist-mu! Dijamin, kamu bakal ikut baper dan terhanyut dengan maknanya. Setuju, kan, kalau lagu ini benar-benar romantis?

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE