5 Anggota DPR Kena Batunya, Dicopot karena Omongan Ngaco! Siapa Saja Mereka?
Daftar Anggota DPR yang Dinonaktifkan Buntut Pernyataan Kontroversial dan Aksi Joget-joget di Tengah Protes Warga.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Beberapa hari yang lalu, suasana di Indonesia lagi panas-panasnya Gen! Gelombang demonstrasi mengamuk, dan pemicunya terbesarnya merupakan omongan-omongan nyeleneh para pejabat.
Nah, beberapa anggota DPR ini pun dituding jadi biang kerok yang sukses membuat rakyat emosi. Mulai dari joget-joget santai ketika negara lagi krisis, sampai keluhan gaji yang katanya kurang, padahal nominalnya bikin kita melongo!
Berkat aksi dan omongan yang membuat rakyat panas, lima anggota DPR ini akhirnya terkena imbasnya. Mereka resmi dinonaktifkan dari jabatannya. Siapa saja mereka? Yuk, kita bedah satu per satu.
Para Pejabat yang Kena Sanksi
- Ahmad Sahroni
Crazy Rich Tanjung Priok ini harus rela jabatannya di Komisi I DPR RI dicopot oleh Fraksi Partai Nasdem. Kenapa? Karena dia mengatakan massa yang demo itu "tolol."
Sontak, omongan ini bikin amarah memuncak sampai-sampai rumahnya di Tanjung Priok jadi sasaran penjarahan. Gawatnya, pas kejadian, Sahroni dan keluarga dikabarkan lagi kabur ke luar negeri.
- Nafa Urbach
Aktris yang nyemplung ke politik ini juga ikut dinonaktifkan dari Fraksi Partai Nasdem. Nafa Urbach membuat heboh setelah membuat statement tunjangan rumah Rp50 juta itu wajar banget.
Alasannya, dia malas macet-macetan dari rumahnya di Bintaro ke Senayan. Rumahnya pun jadi korban penjarahan massa, meskipun dia akhirnya minta maaf. Permintaan maafnya ini diunggah setelah dua rekannya, Sahroni dan Eko Patrio, sudah lebih dulu jadi target amukan massa.
- Uya Kuya
Penyanyi dan presenter ini juga kena getahnya. Uya Kuya dicopot dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) gegara berjoget manja di tengah kondisi ekonomi yang serba gak jelas ini.
Kelakuannya ini bikin rumahnya di Duren Sawit ikut dijarah. Barang-barang berharga ludes, bahkan kucing kesayangannya pun hilang! Meskipun akhirnya Uya Kuya minta maaf, kerusakan di rumahnya sudah terlanjur parah.
- Eko Patrio
Sama seperti Uya Kuya, Eko juga dinonaktifkan dari Fraksi PAN. Ia juga turut berjoget santai di tengah situasi yang panas. Yang bikin makin parah, Eko Patrio sempat pasang gestur mengejek saat dikritik.
Video dia sok-sokan jadi DJ bareng anggota PAN lain pun viral banget. Setelah rumah Sahroni dijarah, rumah Eko yang kabarnya seharga Rp150 miliar di Setiabudi pun jadi sasaran. Tas mewah, baju branded, sampai kulkas dan TV ludes digondol massa.
- Adies Kadir
Terakhir, ada Adies Kadir dari Fraksi Partai Golkar. Jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI juga dicabut. Gara-gara apa? Omongannya yang mengatakan anggota DPR itu masih harus "nombok" meski dapat tunjangan rumah Rp50 juta per bulan.
Dia beralasan, kalau sewa kos Rp3 juta dikali 26 hari kerja, totalnya jadi Rp78 juta. Hitungan ini sukses bikin netizen ngakak sekaligus naik pitam.
Gelombang protes ini menunjukkan kalau rakyat sudah muak dengan tingkah laku para pejabat yang jauh dari kata empati. Semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran buat semua pihak, ya Gen! Gimana menurut kalian, siapa yang paling parah?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!