Celine Dion Berikan Penghormatan Menyentuh untuk Ozzy Osbourne: "Dia Sosok yang Tak Pernah Takut dan Penuh Kebaikan"

Celine Dion Berikan Penghormatan Menyentuh untuk Ozzy Osbourne: "Dia Sosok yang Tak Pernah Takut dan Penuh Kebaikan"
- (Dok. NME).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar meninggalnya legenda musik rock Ozzy Osbourne pada 22 Juli 2025 di usia 76 tahun menyisakan duka mendalam bagi banyak kalangan, termasuk penyanyi pop ikonik Celine Dion. Meski berasal dari genre musik yang sangat berbeda, Celine menyebut sang mantan rekan satu label sebagai sosok "penuh semangat, melodi, dan kebaikan hati."

Melalui unggahan media sosial yang disertai foto lawas Ozzy, pelantun "My Heart Will Go On" itu menulis, "Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Ozzy Osbourne. Kami pernah berada di label yang sama selama bertahun-tahun. Meski kami berasal dari dunia musik yang berbeda, saya selalu mengagumi semangatnya yang tak terbatas dan kepekaannya terhadap melodi, terutama pada lagu seperti 'Mama, I'm Coming Home'. Dia benar-benar sosok orisinal - tak kenal takut, luar biasa besar… namun juga penuh perhatian dan murah hati."

Penghormatan untuk vokalis Black Sabbath ini datang dari berbagai penjuru industri musik. Salah satu yang paling emosional datang dari Robert Trujillo, bassist Metallica yang pernah bergabung dalam band solo Ozzy sebelum bergabung dengan Metallica di akhir 1990-an. Trujillo mengenang bagaimana Ozzy menjadi "gerbang" bagi banyak kolaborasi kreatif, termasuk membantu band lamanya, Infectious Grooves, dikenal lebih luas.

"Dia memaksa kami untuk naik panggung sebelum kami siap. Dia sangat menyukai lagu 'Therapy', bahkan muncul sebagai bintang tamu di lagu itu. Dia berkata, 'Aku teman terbaikmu, Rob. Aku cinta bass - makin funky dan berat, makin baik!'," tulis Trujillo dalam unggahan Instagram yang penuh kenangan.

Trujillo juga mengungkap sisi pribadi Ozzy yang jarang diketahui publik. "Dia bisa sejujur itu sampai rasanya menyakitkan, tapi humornya membuat segalanya luar biasa. Tur bersama Ozzy dan Zakk Wylde selalu jadi petualangan gila yang seru."

Metallica sendiri baru saja tampil bersama Ozzy dalam konser "Back To The Beginning" di Birmingham awal Juli ini - penampilan terakhir sang legenda sebelum wafat. Trujillo menyebut keikutsertaan Metallica dalam konser itu sebagai "kehormatan besar" dan mengenang Black Sabbath sebagai "soundtrack hidup kami" yang menginspirasi sejak awal karier mereka.

"Kini saatnya kami memberi penghormatan terakhir, berbagi cinta, dan mendukung Sharon serta keluarga. Ini menyakitkan, tapi kami tahu Ozzy telah memberikan segalanya di hari-hari terakhirnya," tutup Trujillo.

Ozzy Osbourne bukan hanya ikon rock, tapi juga inspirasi lintas generasi dan genre. Dari panggung metal hingga hati seorang diva pop seperti Celine Dion, jejaknya abadi.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE