Bukan Lawan Sembarangan, Ini 4 Fakta Myanmar U-19 yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia

Bukan Lawan Sembarangan, Ini 4 Fakta Myanmar U-19 yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Indonesia U-19 akan langsung menghadapi tantangan di laga pembuka Piala AFF U-19 2026.

Lawan pertama yang dihadapi adalah Myanmar U-19, tim yang punya sejarah cukup panjang dan tidak bisa dianggap ringan.

Pertandingan ini digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang. Status sebagai juara bertahan membuat Indonesia datang dengan ekspektasi tinggi, tetapi Myanmar tetap menyimpan potensi kejutan yang patut diperhatikan sejak awal turnamen.

Salah satu hal yang menarik dari Myanmar U-19 adalah rekam jejak mereka di Piala AFF U-19. Dari total 12 keikutsertaan, mereka pernah meraih gelar juara pada 2005 dan juga sempat menjadi runner-up pada edisi 2002. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka juga masih mampu bersaing dengan sempat mencapai final pada 2018 serta menembus semifinal di edisi 2017 dan 2019.

Selain itu, Myanmar pernah punya masa kejayaan di level Asia. Saat masih menggunakan nama Burma, mereka sempat mendominasi dengan meraih tujuh gelar Piala Asia U-19 pada era 1960-an hingga awal 1970-an. Catatan tersebut menunjukkan bahwa mereka pernah menjadi salah satu kekuatan besar di kawasan.

Namun dalam beberapa edisi terakhir, performa mereka cenderung menurun. Pada Piala AFF U-19 2024, Myanmar gagal lolos dari fase grup setelah hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Mereka finis di posisi ketiga grup dan tidak mampu melanjutkan langkah ke babak berikutnya.

Hal lain yang cukup menarik adalah catatan pertemuan dengan Indonesia di level U-19. Dari delapan pertemuan di ajang ini, Indonesia justru lebih sering mengalami kesulitan dengan lima kekalahan, satu hasil imbang, dan dua kemenangan. Meski begitu, tren terbaru menunjukkan Indonesia mulai lebih unggul dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga pertemuan terakhir.

Dengan berbagai catatan tersebut, laga pembuka ini diprediksi berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal, mengingat kedua tim sama-sama ingin mengamankan start yang baik di fase grup.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE