9 Dosa yang Sering Diremehkan tapi Bisa Menggugurkan Pahala Puasa

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga perilaku agar pahala tidak hilang.

9 Dosa yang Sering Diremehkan tapi Bisa Menggugurkan Pahala Puasa
Ilustrasi Bergunjing. - (Dok. istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki syarat dan rukun tertentu agar sah di sisi Allah SWT. Namun, ada sejumlah perbuatan yang tidak membatalkan puasa secara fikih, tetapi dapat menghapus pahala yang seharusnya diperoleh.

Karena itu, umat Muslim diingatkan bahwa makna puasa bukan sekadar menahan makan dan minum, melainkan juga menjaga lisan, hati, dan perilaku dari perbuatan maksiat. Berikut sembilan perkara yang perlu diwaspadai agar pahala puasa tidak hilang.

1. Gibah atau Menggunjing

Membicarakan keburukan orang lain termasuk dosa lisan yang bisa merusak nilai ibadah puasa. Meski puasanya tetap sah, pahala dapat berkurang atau hilang.

2. Mengadu Domba

Perilaku menyebarkan ucapan seseorang kepada pihak lain dengan tujuan merusak hubungan juga dapat menghapus pahala puasa. Sikap ini bertentangan dengan tujuan puasa yang melatih kesabaran.

3. Berbohong

Berkata dusta, baik kecil maupun besar, termasuk perbuatan yang merusak pahala puasa. Puasa seharusnya menjadi momentum menjaga kejujuran.

4. Riya atau Pamer Ibadah

Melakukan puasa dengan niat ingin dipuji orang lain membuat nilai ibadah menjadi berkurang karena tidak dilakukan secara ikhlas.

5. Berbuka dengan Makanan atau Minuman Haram

Mengonsumsi sesuatu yang haram saat berbuka juga dapat menghilangkan pahala puasa, meskipun secara hukum puasanya tetap sah.

6. Jual Beli yang Diharamkan

Transaksi yang melanggar syariat, seperti menjual barang haram atau berbuat curang, turut merusak pahala puasa karena berkaitan dengan perbuatan maksiat.

7. Mubazir Saat Berbuka

Bersikap berlebihan ketika berbuka, termasuk membuang makanan atau berfoya-foya, tidak disukai dalam Islam dan bisa mengurangi nilai ibadah.

8. Memandang Lawan Jenis dengan Syahwat

Tidak menjaga pandangan hingga menimbulkan hawa nafsu juga disebut dapat menghapus pahala puasa karena bertentangan dengan tujuan menahan diri.

9. Meninggalkan Salat Fardhu

Seseorang yang berpuasa tetapi sengaja meninggalkan salat wajib dinilai telah mengabaikan kewajiban besar, sehingga pahala puasanya bisa hilang.

Puasa Ramadan sejatinya adalah latihan menyeluruh untuk mengendalikan diri, bukan hanya menahan lapar dan haus. Dengan menjauhi sembilan perkara di atas, umat Muslim diharapkan bisa menjaga kualitas ibadah agar pahala puasa tetap utuh dan tidak menjadi sia-sia.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE