The Pokémon Company Minta Maaf dan Batalkan Acara Kartu Pokémon di Kuil Yasukuni

The Pokémon Company Minta Maaf dan Batalkan Acara Kartu Pokémon di Kuil Yasukuni
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - The Pokémon Company menyampaikan permintaan maaf setelah rencana penyelenggaraan acara permainan kartu Pokémon di Kuil Yasukuni, Tokyo, menuai kecaman banyak warga.

Acara yang akan digelar pada Sabtu (31/1), resmi dibatalkan menyusul protes yang menilai kegiatan tersebut melukai perasaan korban agresi Jepang di masa lalu.

Mengutip dari Sky News, pembatalan dilakukan setelah muncul reaksi keras dari berbagai pihak, khususnya dari negara-negara yang pernah menjadi sasaran agresi Jepang. Kuil Yasukuni sendiri dibangun untuk menghormati sekitar 2,5 juta korban perang Jepang, termasuk sejumlah tokoh yang dikategorikan sebagai penjahat perang.

Selama ini, kunjungan atau aktivitas di kuil tersebut kerap dipandang sensitif, terutama oleh China dan Korea, karena dianggap mencerminkan kurangnya penyesalan Jepang atas sejarah kelam masa lalu.

Media milik pemerintah China, People's Daily, secara terbuka mengkritik rencana acara tersebut. Dalam pemberitaannya, media itu menyebut bahwa penyelenggaraan kegiatan hiburan di Kuil Yasukuni telah melukai perasaan rakyat Tiongkok. People's Daily juga menegaskan bahwa perusahaan terkait seharusnya memiliki tanggung jawab sosial dan tidak meremehkan bobot sejarah yang berat atas nama hiburan.

Merespons polemik tersebut, The Pokémon Company-yang merupakan afiliasi dari Nintendo-mengeluarkan permintaan maaf resmi dalam bahasa Jepang dan China. Dalam pernyataannya, perusahaan menjelaskan bahwa acara permainan kartu Pokémon itu sejatinya direncanakan secara pribadi oleh seorang pemain kartu Pokémon bersertifikat yang ditujukan untuk anak-anak. Namun, informasi mengenai acara tersebut sempat dibagikan melalui situs web resmi perusahaan.

"Acara ini seharusnya tidak diadakan sejak awal," ujar The Pokémon Company dalam pernyataan resminya. Perusahaan juga mengakui bahwa pencantuman informasi acara di situs web mereka terjadi akibat kurangnya pemahaman internal terhadap sensitivitas isu yang ada.

The Pokémon Company menegaskan bahwa acara tersebut kini telah dibatalkan sepenuhnya dan seluruh informasi terkait telah dihapus dari situs web resmi. Perusahaan juga menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi dan menegaskan komitmennya untuk lebih berhati-hati dalam mempertimbangkan konteks sosial dan sejarah di masa mendatang.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE