Ingin Kulit Glowing dan Awet Muda? Coba 7 Rutinitas Pagi ala Perempuan Jepang

Mulai dari membersihkan wajah hingga rutin memakai sunscreen, kebiasaan sederhana ini bisa membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.

Ingin Kulit Glowing dan Awet Muda? Coba 7 Rutinitas Pagi ala Perempuan Jepang
Momo TWICE. - (Dok. dispatch).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perempuan Jepang kerap dikaitkan dengan kulit yang tampak sehat, halus, dan bercahaya. Penampilan tersebut membuat banyak orang penasaran dengan kebiasaan perawatan kulit yang mereka lakukan setiap hari.

Salah satu hal yang bisa dipelajari adalah konsistensi dalam merawat kulit, mulai dari membersihkan wajah hingga melindunginya dari paparan sinar matahari. Sejumlah bahan yang dikenal dalam perawatan kecantikan Jepang, seperti teh hijau dan dedak beras, juga banyak digunakan dalam produk skincare.

Meski begitu, tidak ada satu rutinitas yang menjamin semua orang memiliki kulit glowing atau memperlambat penuaan. Hasil perawatan bisa berbeda-beda, bergantung pada kondisi kulit, faktor genetik, lingkungan, dan kebiasaan sehari-hari.

1. Membersihkan Wajah dengan Pembersih Lembut

Membersihkan wajah menjadi langkah awal dalam rutinitas perawatan kulit pada pagi hari. Kebiasaan ini membantu menghilangkan minyak, keringat, dan sisa produk yang menempel selama tidur.

Pilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan tidak membuat wajah terasa tertarik atau terlalu kering setelah dibilas. Bagi pemilik kulit kering atau sensitif, pembersih dengan formula lembut bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga lapisan pelindung kulit.

Membersihkan wajah juga tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Penggunaan produk yang terlalu keras atau mencuci wajah terlalu sering justru berisiko menyebabkan iritasi dan mengganggu kelembapan alami kulit.

2. Menjaga Hidrasi agar Kulit Terlihat Kenyal

Setelah membersihkan wajah, langkah berikutnya adalah menjaga kelembapan kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung terlihat lebih halus, kenyal, dan tidak mudah tampak kusam.

Perawatan kulit ala Jepang sering dikaitkan dengan penggunaan losion hidrasi, emulsi, esens, atau serum bertekstur ringan. Produk-produk tersebut dapat membantu menjaga kadar air pada kulit, terutama jika mengandung bahan pelembap seperti gliserin dan asam hialuronat.

Kamu juga bisa memilih produk yang mengandung bahan pendukung lapisan pelindung kulit, seperti ceramide. Penggunaan produk sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kulit agar rutinitas tetap nyaman dan tidak berlebihan.

3. Memijat Wajah dengan Gerakan Lembut

Pijatan wajah kerap menjadi bagian dari ritual kecantikan karena memberikan sensasi relaksasi dan membantu mengurangi tampilan sembap untuk sementara. Gerakan yang lembut juga bisa membuat rutinitas perawatan kulit terasa lebih menyenangkan.

Kamu dapat memijat wajah menggunakan ujung jari dengan tekanan ringan, terutama saat mengaplikasikan pelembap. Pastikan tangan bersih dan kulit memiliki cukup pelumas dari produk skincare agar tidak terjadi gesekan berlebihan.

Namun, pijatan wajah belum terbukti secara kuat dapat meningkatkan produksi kolagen secara signifikan atau mencegah penuaan. Karena itu, lakukan secara wajar dan hindari tekanan keras yang bisa memicu iritasi, terutama pada kulit sensitif.

4. Memanfaatkan Teh Hijau untuk Perawatan Kulit

Teh hijau merupakan salah satu bahan yang dikenal dalam tradisi Jepang dan banyak dimanfaatkan dalam produk perawatan kulit. Kandungan polifenol, termasuk katekin, memiliki sifat antioksidan yang diteliti karena potensinya membantu melindungi kulit dari stres oksidatif.

Dalam produk skincare, ekstrak teh hijau dapat ditemukan pada toner, serum, pelembap, hingga masker. Beberapa formulasi juga ditujukan untuk membantu menenangkan kulit dan mengurangi tampilan kemerahan.

Meski memiliki potensi manfaat, hasilnya tetap bergantung pada konsentrasi bahan dan formulasi produk yang digunakan. Teh hijau juga tidak bisa menggantikan sunscreen dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

5. Mengenal Komenuka atau Dedak Beras

Komenuka merupakan istilah Jepang untuk dedak beras yang berasal dari lapisan luar bulir beras saat proses penggilingan. Bahan ini telah lama dimanfaatkan dalam berbagai produk kecantikan, termasuk pembersih, scrub, dan perawatan kulit.

Dedak beras mengandung sejumlah komponen, seperti antioksidan dan lipid, yang berpotensi mendukung perawatan kulit. Dalam produk kosmetik, bahan turunannya dapat membantu menjaga kelembapan serta membuat kulit terasa lebih lembut.

Meski demikian, klaim bahwa dedak beras dapat menghilangkan kerutan atau mengatasi hiperpigmentasi secara menyeluruh masih membutuhkan bukti yang lebih kuat. Jika ingin mencoba produk berbahan dedak beras, pilih formulasi yang sesuai dengan kondisi kulit dan hindari scrub kasar yang berisiko menyebabkan iritasi.

6. Memenuhi Kebutuhan Vitamin C

Vitamin C merupakan nutrisi penting yang berperan dalam pembentukan kolagen dan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Asupan vitamin C yang cukup bisa diperoleh melalui pola makan dengan beragam buah dan sayuran.

Beberapa sumber vitamin C yang bisa dimasukkan ke menu harian antara lain kiwi, jeruk, paprika, brokoli, dan buah yuzu yang dikenal dalam kuliner Jepang. Mengonsumsi makanan beragam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung kesehatan tubuh, termasuk kulit.

Selain dari makanan, vitamin C juga tersedia dalam serum dan produk perawatan wajah. Penggunaan produk topikal dengan formulasi yang tepat berpotensi membantu memperbaiki tampilan kulit kusam dan warna kulit tidak merata, tetapi hasilnya dapat berbeda pada setiap orang.

Suplemen vitamin C tidak selalu diperlukan jika kebutuhan harian sudah terpenuhi melalui makanan. Sebaiknya, utamakan pola makan seimbang dan konsultasikan kebutuhan suplemen jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

7. Melindungi Kulit dengan Sunscreen

Penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting dalam rutinitas pagi untuk menjaga kesehatan kulit. Paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kulit terbakar, mempercepat munculnya tanda penuaan, dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Pilih tabir surya dengan perlindungan spektrum luas atau broad-spectrum dan SPF minimal 30. Oleskan secara merata pada area kulit yang terpapar sinar matahari sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Pemakaian sunscreen juga perlu diulang secara berkala, terutama setelah berkeringat, berenang, atau mengeringkan wajah dengan handuk. Selain itu, perlindungan dapat dilengkapi dengan topi, pakaian tertutup, dan berteduh ketika matahari terasa terik.

Dari tujuh rutinitas tersebut, kunci perawatan kulit bukan terletak pada banyaknya produk yang digunakan, melainkan konsistensi dan pemilihan langkah yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Membersihkan wajah dengan lembut, menjaga hidrasi, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan menggunakan sunscreen secara rutin dapat menjadi dasar perawatan kulit yang lebih sehat.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE