Panik Diserang, Tentara IDF Tembak Mati Temannya di Persimpangan Jit Tepi Barat
Tragedi Friendly Fire IDF Tepi Barat: Prajurit Tewas Kena Tembakan Rekan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah insiden tragis terjadi di Tepi Barat setelah seorang tentara Israel (IDF) tewas akibat tembakan rekan sendiri pada Ahad. Peristiwa ini bermula dari serangan penabrakan mobil oleh seorang warga Palestina di Persimpangan Jit.
Saat pasukan IDF menembaki penyerang, tembakan tersebut justru mengenai rekan mereka, yang menyebabkan prajurit berusia 20 tahun itu tewas.
Pada Ahad, di Persimpangan Jit, Tepi Barat utara, terjadi insiden fatal yang melibatkan tentara IDF dan seorang warga Palestina. Militer Israel melaporkan bahwa seorang warga Palestina diduga melajukan truk ke arah pasukan Israel, menabrak seorang prajurit IDF, sebelum akhirnya menabrak kendaraan lain.
Para tentara IDF kemudian merespons dengan melepaskan tembakan ke arah pengemudi Palestina tersebut dan berhasil membunuhnya. Namun, tragedi tak terduga terjadi: prajurit IDF berusia 20 tahun dari Batalyon 890 Brigade Pasukan Terjun Payung, yang ditabrak truk, juga terkena tembakan rekan-rekannya sendiri saat mereka menembaki penyerang.
Prajurit itu menderita cedera kepala parah dan meninggal di Rumah Sakit Beilinson. Kelompok Hamas menyambut baik serangan tersebut, meskipun tidak mengaku bertanggung jawab.
Korban Palestina dan Peningkatan Ketegangan
Sementara itu, pihak berwenang Palestina mengumumkan bahwa Mahmoud Hassan Akkad (24), seorang warga Palestina, juga tewas setelah ditembak oleh pasukan Israel di dekat desa Jit.
Pihak Israel mengambil jenazahnya, dan meskipun kantor berita WAFA tidak mengaitkan penembakan Akkad dengan insiden penabrakan truk, keduanya terjadi di lokasi dan hari yang sama.
Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan di wilayah tersebut. Sebelumnya, dua tentara IDF tewas dalam serangan di perbatasan Jembatan Allenby.
Aksi Militer Israel Setelah Insiden
Menyusul kejadian tersebut, IDF langsung memblokir pintu masuk ke sejumlah kota dan desa di area tersebut, termasuk Nablus dan akses ke Qalqilya.
Aksi militer Israel semakin meningkat. Pada Senin pagi, pasukan Israel menghancurkan halaman dan tempat parkir restoran di kota al-Ram, utara Yerusalem. Di Nablus, IDF menyerbu kawasan Masjid Imam Ali dan menggerebek rumah Mahmoud Al-Aqqad. Bahkan, kru medis dan jurnalis dilaporkan menjadi sasaran gas air mata saat mencoba mendekati lokasi penggerebekan.
Situasi di Tepi Barat memang sangat volatil, Gen. Insiden friendly fire ini menunjukkan betapa tingginya ketegangan yang dialami kedua belah pihak di lapangan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!