Ibunda Raisa Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Paru, Ini Kronologi Pilu Perjuangannya!

Ibunda Raisa Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Paru, Ini Kronologi Pilu Perjuangannya!
- (Dok. Ig/raisa6690).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar duka cita datang dari salah satu penyanyi papan atas Indonesia, Raisa Andriana. Rasa sedih yang mendalam kini menyelimuti Raisa dan keluarga besar setelah ibundanya tercinta, Ria Mariaty, berpulang ke Rahmatullah. Ibunda Raisa meninggal dunia setelah berjuang keras dan gigih melawan penyakit mematikan, yaitu kanker paru stadium lanjut.

Almarhumah Ria Mariaty wafat pada usia 65 tahun. Kepergian sang ibunda terjadi di Rumah Sakit Kanker Dharmais pada hari Sabtu (29/11/2025) pagi. Kabar menyedihkan ini disampaikan langsung oleh kakak Raisa, Rinaldi Nurpratama, melalui unggahan di media sosial Instagram Stories miliknya.

Rinaldi menyampaikan pesan duka yang penuh haru atas kepergian ibunda yang sangat mereka cintai.

"Dengan penuh duka cita, kami ingin menyampaikan bahwa Ibu/almarhumah Ria Mariaty Binti Rachmat Ardiwinangoen telah berpulang ke Rahmatullah. Pada hari ini pukul 07.19 WIB di RS Dharmais,"

Kutipan tersebut menjadi pengumuman resmi kepergian Ria Mariaty. Pihak keluarga menyampaikan bahwa jenazah akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di kawasan Cinere, Depok. Mereka juga memohon doa terbaik dari kerabat, sahabat, serta seluruh masyarakat yang mengenal almarhumah.

"Kami memohon doa agar Allah menerima amal ibadah almarhumah," ujar Rinaldi, mewakili harapan keluarga agar ibundanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kronologi Perjuangan Melawan Kanker Paru Stadium Lanjut

Perjalanan almarhumah melawan kanker paru stadium lanjut ini terbilang panjang dan berliku. Gejala penyakit yang dialami Ria Mariaty mulai terlihat pada bulan Oktober 2024. Saat itu, ia mengalami batuk berkepanjangan yang membuatnya harus diperiksa oleh dokter. Pemeriksaan awal bahkan sempat mendiagnosis beliau terkena TBC.

Namun, kondisi kesehatan Ria Mariaty sempat memburuk akibat efek samping obat TBC, sehingga beliau harus dirawat kembali. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan yang lebih mendalam, dokter akhirnya mendiagnosis bahwa ibunda Raisa mengidap kanker paru stadium lanjut.

Meskipun menghadapi diagnosis yang berat, Ria Mariaty menunjukkan ketegaran luar biasa. Ia menjalani serangkaian pengobatan intensif, termasuk kemoterapi dan imunoterapi. Usaha dan perjuangan itu sempat menunjukkan hasil yang positif.

Kakak Raisa, Rinaldi, sempat aktif membagikan perkembangan positif ini melalui media sosialnya. Salah satu momen menggembirakan adalah usai kemoterapi terakhir pada April 2025. Rinaldi menyebut hasil pemindaian Positron Emission Tomography (PET) scan menunjukkan bahwa banyak sel kanker tidak aktif.

Kondisi Menurun Drastis dan Dirawat Intensif

Sayangnya, kondisi kesehatan Ria Mariaty kembali menurun drastis pada September 2025. Ibunda Raisa mulai mengalami sesak napas beberapa hari setelah pemeriksaan tersebut. Riwayat asma yang diderita almarhumah sejak lama membuat kondisi sesaknya semakin memburuk. Melihat kondisi yang tidak membaik, dokter menyarankan rawat inap untuk pemantauan intensif di rumah sakit.

Kondisinya terus memburuk dan Ria Mariaty harus dipindahkan ke ruang HCU (High Care Unit). "Sesaknya semakin parah sehingga dokter memasang ventilator," ujar Rinaldi, menjelaskan betapa kritisnya kondisi yang dialami sang ibunda.

Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh tim medis menemukan penyebab sesak napas yang parah itu adalah penyumbatan akibat sel kanker aktif. Tim medis segera mengambil tindakan cepat, yaitu melakukan bronkoskopi dan cryosurgery untuk membuka saluran napas yang tersumbat. Tindakan medis ini berhasil, namun kondisi almarhumah tetap membutuhkan perawatan lanjutan dan intensif.

Keluarga menyampaikan kekaguman yang mendalam atas ketegaran dan semangat Ria Mariaty selama menjalani pengobatan. Mereka menyebut beliau tetap berusaha kuat dan tidak menyerah hingga akhir hayatnya. Kepergian Ria Mariaty kini meninggalkan duka yang mendalam bagi Raisa, keluarga besar, serta seluruh rekan artis dan penggemar yang terus mengalirkan ucapan belasungkawa.


Gen, mari kita kirimkan doa terbaik agar Raisa dan keluarga diberi ketabahan, dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE