Kevin Diks Puji Habis-Habisan Taktik John Herdman Di Timnas Indonesia, Bek Bundesliga Ini Bongkar Perbedaan Gaya Melatih Dibanding Era Shin Tae Yong Dan Patrick Kluivert

Kevin Diks Puji Habis-Habisan Taktik John Herdman Di Timnas Indonesia, Bek Bundesliga Ini Bongkar Perbedaan Gaya Melatih Dibanding Era Shin Tae Yong Dan Patrick Kluivert
- (Dok. Antara).

Gebrakan baru di kursi kepelatihan Timnas Indonesia bener-bener lagi jadi buah bibir hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Nama John Herdman yang kini menakhodai skuad Garuda sukses mencuri perhatian, nggak cuma lewat kemenangan telak di laga debutnya, tapi juga lewat pendekatan taktiknya yang dianggap sangat modern dan berbeda.

Salah satu bintang senior Timnas, Kevin Diks, baru-baru ini buka suara soal bagaimana rasanya bekerja di bawah arahan pelatih asal Inggris tersebut. Berbicara setelah sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, pemain yang kini merumput di kompetisi kasta tertinggi Jerman bersama Borussia Moenchengladbach ini nggak ragu untuk memberikan pujian setinggi langit.

Menurut Kevin, ada aura yang bener-bener baru dan segar di dalam tim sejak kedatangan mantan pelatih timnas Kanada tersebut. Atmosfer kompetitif namun terukur sangat terasa di setiap sesi latihan, membuat para pemain merasa tertantang sekaligus nyaman karena instruksi yang diberikan bener-bener jernih dan nggak membingungkan para pemain di lapangan nih Gen.

Dalam obrolannya dengan para jurnalis pada hari Minggu, Kevin Diks membedah apa yang membuat John Herdman terasa spesial dibandingkan pelatih-pelatih hebat yang pernah menangani Timnas sebelumnya, seperti Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Kevin menekankan bahwa setiap pelatih memang punya ciri khas masing-masing, tapi Herdman punya ketelitian yang luar biasa dalam menyusun strategi di setiap jengkal lapangan.

"Perbedaannya, tentu setiap pelatih itu berbeda. Saya pikir John sangat detail dan sangat kuat secara taktik. Dia menuntut banyak dari kami, tapi dia juga tahu apa yang dia harapkan dari setiap pemain, dan itu sangat penting," buka Kevin saat ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Ketelitian Herdman ini ternyata sudah dimulai jauh sebelum ia menginjakkan kaki di Jakarta secara resmi. Kevin bercerita kalau adaptasi cepat para pemain saat ini bukan terjadi secara instan atau kebetulan semata. Rupanya, sejak awal ditunjuk, Herdman sudah aktif menghubungi lebih dari 40 pemain untuk berdiskusi dan memberikan gambaran besar soal visi permainannya.

Pendekatan personal yang dilakukan jauh-jauh hari ini membuat para pemain sudah punya bekal mental dan taktik sebelum akhirnya bertemu langsung di lapangan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya sang pelatih dalam mempersiapkan masa depan Timnas Indonesia untuk periode-periode krusial mendatang.

Nggak cuma soal komunikasi, kecerdasan taktik Herdman juga terlihat saat laga melawan Saint Kitts dan Nevis Jumat lalu, di mana Kevin Diks diberikan peran yang cukup mengejutkan. Jika biasanya pemain yang hampir menginjak usia 30 tahun ini beroperasi sebagai bek tengah atau bek sayap, kemarin ia justru didorong lebih maju menjadi gelandang kanan dalam skema dinamis 4-4-2.

Meski posisi ini tergolong baru baginya di Timnas, Kevin yang sudah mengoleksi empat gol di Bundesliga ini mengaku nggak masalah sama sekali. Sebagai pemain yang punya mobilitas tinggi, ia siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan tim dan negara.

Baginya, fleksibilitas taktik Herdman justru membuat kualitas setiap pemain bisa keluar secara maksimal karena mereka ditempatkan sesuai dengan kemampuan terbaiknya dalam situasi pertandingan yang berubah-ubah.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE