Tebus Rp15 M? Owner Daviena Skincare Ungkap Ancaman Nikita Mirzani di Persidangan
Kesaksian Mengejutkan di Sidang, Melvina Husyanti Beberkan Kronologi Pemerasan oleh Nikita Mirzani
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, sidang Nikita Mirzani lagi-lagi sukses bikin heboh! Kasus dugaan pemerasan dan TPPU yang menjerat artis kontroversial ini kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kali ini, sorotan jatuh ke Melvina Husyanti, pemilik brand skincare Daviena, yang tampil menjadi saksi dan menceritakan semua kronologinya di depan hakim.
Melvina Husyanti buka-bukaan soal awal mula produknya jadi sasaran kritik. "Sepengetahuan saya seperti di-live, mengucapkan jangan beli produk Daviena, overclaim dan abal-abal," kata Melvina, mengungkap bagaimana brandnya diserang secara terang-terangan di media sosial.
Merasa produknya diserang, Melvina panik dan langsung coba menghubungi kenalannya, Dr. Oky Pratama. Awalnya, ia cuma ingin ngobrol soal masalah lain, tapi tiba-tiba obrolan jadi makin serius.
Dr. Oky langsung nyeletuk, "Ini Nikita sudah koar-koar di sosial media, Mel, tidak ada yang tidak hancur." Wih, beneran langsung panik banget, kan?
Dari situ, Melvina akhirnya diberikan nomor kontak Nikita Mirzani. Demi cari jalan keluar, ia pun memberanikan diri untuk menghubungi si "Nyai" yang saat itu lagi viral di mana-mana.
Melvina mengaku dirinya sampai minta maaf, saking stresnya menghadapi tekanan yang datang bertubi-tubi. Ia juga mencoba menjelaskan kalau niatnya bukan ingin menipu. Ia hanya terlalu percaya dengan pihak formulator produknya.
"Aku di situ menyampaikan, 'Aku nggak ada niat nipu, Kak. Demi Allah mau overclaim. Bodohnya selama ini aku percaya saja sama formulator.' Tapi tetap saya di situ merasa saya ada salah karena, saya tidak mengecek ulang apa yang diberikan formulator," ujar Melvina, jujur soal kesalahannya.
Nominal Fantastis Bikin Kaget!
Drama nggak berhenti di situ. Melvina membeberkan, Nikita sempat mengancam ingin melaporkan dirinya ke polisi. "Kak Niki menyampaikan ingin melaporkan saya kepada polisi," kata Melvina.
Dan yang paling bikin melongo, tiba-tiba muncul angka yang nilainya sangat fantastis. "Pada saat itu diminta Rp15 miliar," beber Melvina.
Ngerasa tidak sanggup bayar, Melvina mencoba nego. Awalnya, dia tawar menjadi Rp2 miliar. Tapi Nikita tidak mau. Ia naikkan lagi menjadi Rp3 miliar. Nego lagi, nego lagi, tapi tetap buntu.
Melvina juga cerita kalau Nikita sempat menyarankan untuk menyicil atau jual mobil pribadinya. "Cicil aja, atau jual Alphard-nya," kata Melvina menirukan ucapan Nikita.
Pada akhirnya, Melvina cuma bisa pasrah. " Pada saat itu saya bilang, 'Saya tidak menyanggupi, Kak Niki. Saya pasrah aja'," tutup Melvina.
Kasus ini memang sangat berlarut dan membuat penasaran. Sebelumnya, Nikita Mirzani bersama asistennya, Mail Syahputra, dituduh melakukan pengancaman elektronik terhadap Reza Gladys dan juga dijerat dengan kasus pencucian uang.
JPU mendakwa keduanya dengan pasal-pasal dari UU ITE dan UU tentang Pencucian Uang. Jadi, kita tunggu saja kelanjutan dari kasus Nikita Mirzani ini ya, Gen! Kira-kira, gimana ending-nya?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!