Indonesia Peringkat Berapa? Intip Daftar 10 Negara Paling Bahagia di Dunia 2026 dan Posisi ASEAN

Dominasi Skandinavia: Mengapa Finlandia Tetap Menjadi Juara Bertahan?

Indonesia Peringkat Berapa? Intip Daftar 10 Negara Paling Bahagia di Dunia 2026 dan Posisi ASEAN
Ilustrasi bahagia. - (Dok. freepik.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Penasaran dengan posisi peringkat kebahagiaan Indonesia 2026 di kancah global?

Baru-baru ini, laporan tahunan World Happiness Report resmi dirilis melalui kolaborasi Universitas Oxford dan PBB, yang membedah kualitas hidup penduduk di 147 negara.

Mulai dari dominasi Finlandia yang tetap tak tergoyahkan hingga dinamika posisi negara-negara di Asia Tenggara, faktor seperti dukungan sosial dan persepsi korupsi menjadi tolok ukur utama.

Simak ulasan lengkap mengenai sepuluh negara paling bahagia di dunia dan temukan di peringkat berapa Indonesia berada dibandingkan negara tetangga lainnya.

10 Negara Paling Bahagia di Dunia Tahun 2026

Finlandia kembali mempertahankan posisinya di puncak, disusul oleh negara-negara Nordik dan beberapa kejutan dari wilayah lain. Berikut urutannya:

  1. Finlandia

  2. Islandia

  3. Denmark

  4. Kosta Rika

  5. Swedia

  6. Norwegia

  7. Belanda

  8. Israel

  9. Luksemburg

  10. Swiss

Posisi Indonesia dan Negara Tetangga

Di kancah Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat ke-87 dari total 147 negara yang disurvei.

Jika dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan ASEAN, posisi Indonesia masih berada di bawah Singapura (36), Vietnam (45), Thailand (52), Filipina (56), dan Malaysia (71). Sementara itu, posisi terbawah dalam laporan global ini ditempati oleh Afghanistan.

Pengaruh Media Sosial terhadap Kesejahteraan

Jan-Emmanuel De Neve dari Universitas Oxford menyoroti fenomena menarik mengenai hubungan media sosial dengan kebahagiaan. Penggunaan yang berlebihan terbukti menurunkan tingkat kesejahteraan.

Namun, menariknya, mereka yang menjauhi media sosial sepenuhnya justru memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah dibandingkan pengguna "bijak" (kurang dari satu jam sehari). Tantangan ke depan adalah bagaimana mengembalikan esensi hubungan sosial yang nyata ke dalam platform digital.

Melihat data di atas, kebahagiaan sebuah bangsa ternyata tidak hanya diukur dari angka ekonomi semata, tetapi juga dari eratnya hubungan sosial dan tingkat kepercayaan terhadap sistem yang ada.

Meskipun Indonesia masih memiliki tantangan besar untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi, kesadaran akan penggunaan media sosial yang bijak bisa menjadi langkah awal yang sederhana bagi kita untuk meningkatkan kesejahteraan mental secara personal.

Bagaimana pendapat Anda mengenai posisi Indonesia di peringkat ke-87 tahun ini? Apakah menurut Anda faktor media sosial benar-benar memengaruhi tingkat kebahagiaan masyarakat kita?

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE