Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Selama Puasa, Simak Cara Atur Minum Air Putih Dan Daftar Minuman Terlarang Saat Sahur Agar Tubuh Nggak Dehidrasi!

Tips Menjaga Kesehatan Ginjal Selama Puasa, Simak Cara Atur Minum Air Putih Dan Daftar Minuman Terlarang Saat Sahur Agar Tubuh Nggak Dehidrasi!
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjalankan ibadah puasa di bulan suci bukan cuma soal menahan lapar dan haus dari fajar sampai magrib saja, tapi juga soal bagaimana kita tetap cerdik menjaga performa organ tubuh, terutama ginjal. Ginjal punya tugas berat sebagai penyaring racun di tubuh kita, dan saat berpuasa, organ ini harus bekerja ekstra tanpa asupan cairan selama belasan jam. Banyak orang yang sering abai dan menganggap lemas saat puasa adalah hal biasa, padahal bisa jadi itu tanda tubuh kamu lagi protes karena kekurangan cairan yang cukup parah.

Tahun 2026 ini, kesadaran akan pola hidup sehat memang lagi naik daun, tapi masih banyak banget kesalahan sepele yang dilakukan saat sahur dan berbuka yang justru bikin ginjal kita "menjerit". Bayangkan kalau kamu salah pilih minuman saat sahur, yang ada bukannya kuat puasa seharian, kamu malah bakal bolak-balik ke kamar mandi dan berakhir dehidrasi sebelum jam makan siang tiba. Penting banget buat kita memahami bahwa asupan gizi dan hidrasi yang masuk ke tubuh harus benar-benar berkualitas agar fungsi penyaringan ginjal tetap lancar jaya.

Edukasi soal kesehatan organ dalam ini nggak boleh dianggap remeh, apalagi buat anak muda yang aktivitasnya lagi padat-padatnya. Kalau kamu pengen puasa kamu nggak cuma dapet pahala tapi juga dapet sehatnya, maka memperhatikan tips dari para ahli adalah langkah pertama yang paling krusial buat dilakukan, nih Gen.

Seorang pakar penyakit dalam dan konsultan ginjal-hipertensi dari Universitas Hassanudin, dr. Dina Nilasari, Ph.D, Sp.PD, KGH, membagikan rahasia penting agar ginjal tetap aman terkendali selama Ramadan. Kunci utamanya ternyata ada pada konsistensi kita dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Meskipun waktu makan dan minum terbatas, bukan berarti kita boleh asal-asalan.

"Menjaga kesehatan ginjal selama bulan puasa itu dengan minum yang cukup. Tentunya pada saat sahur dan berbuka tidak boleh kita melewatkannya ya," kata Dina saat ditemui Genvoice di Jakarta Pusat, Kamis (27/2).

Aturan Minum 8 Gelas Dan Bahaya Tersembunyi Kafein

Target harian yang nggak boleh ditawar adalah minum air putih minimal 2 liter atau setara 8 gelas sehari. Kamu bisa mencicilnya mulai dari buka puasa sampai waktu sahur. Selain air bening, kamu bisa mencukupi cairan lewat buah-buahan seperti pisang atau jus buah yang kaya serat. Tapi ingat, kalau bikin jus, jangan cuma ambil airnya saja. Jus yang sehat itu harus ada ampas atau seratnya supaya gula masuk ke tubuh secara perlahan dan nggak bikin gula darah melonjak drastis. Dokter Dina juga menyarankan banget buat bikin jus sendiri di rumah biar lebih bersih dan nggak perlu pakai gula tambahan.

"Jus usahakan jangan yang hanya air saja tapi dengan ampasnya. Karena yang hanya air saja itu juga gula, sama saja dengan kita meminum gula," jelasnya. Kalau memang pengen manis, gunakan pemanis alami seperti Stevia dan hindari pemanis buatan kayak sakarin yang dalam penelitian disebut punya risiko kanker.

Satu hal yang paling penting buat diperhatikan adalah hindari minum kopi atau teh pas lagi sahur. Kenapa? Karena kafein punya sifat diuretik yang bikin produksi urine meningkat drastis. Kalau kamu nekat minum kopi saat sahur, volume urine kamu bakal lebih banyak dari normal dan kamu bakal lebih sering buang air kecil, yang ujung-ujungnya bikin tubuh cepat dehidrasi sebelum buka puasa.

Selain urusan minum, asupan makanan juga berpengaruh besar. Dokter Dina menyarankan buat memperbanyak sayur dan buah yang kaya serat. Hindari makanan yang terlalu manis seperti kue, gorengan, atau makanan bertepung yang berlebihan. Tapi tenang, buat kamu pecinta takjil manis, makan kurma sebanyak tiga butir masih tergolong aman dan sangat dianjurkan.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE