Gandeng Kemendikdasmen, Agrinas Palma Nusantara Dukung Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah

Anak Terlantar

Gandeng Kemendikdasmen, Agrinas Palma Nusantara Dukung Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- (Dok. Dok. Ist).

 

 

JAKARTA, GENVOICE - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), di Jakarta, Senin (26/10).

Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperluas akses serta keberlanjutan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

Bagi Agrinas Palma Nusantara, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Direktur Hubungan Kelembagaan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mayjen TNI (Purn.) Cucu Somantri, S.Sos., menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan usaha, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.

"Bagi Agrinas Palma Nusantara, pembangunan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan usaha, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami ingin mengambil bagian dalam mendukung pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah serta memperluas kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak. Kami meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan membangun masa depan bangsa," ujar Cucu Somantri.

Ia menambahkan bahwa sinergi dengan Kemendikdasmen merupakan bagian dari upaya mendorong peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi tersebut, program TJSL diharapkan dapat semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.

Penanganan Anak Tidak Sekolah memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan anak putus sekolah serta mendorong anak-anak yang telah keluar dari sistem pendidikan untuk memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.

Melalui kerja sama ini, Agrinas Palma Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan di bidang pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, dan berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

M
M Zaki Alatas
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE