Nintendo Panik? Revisi Patennya Sendiri di Tengah Gugatan Palworld! Ada Apa Sebenarnya?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Drama hukum antara Nintendo dan Pocketpair atas game fenomenal Palworld terus memanas. Terbaru, Nintendo justru melakukan langkah tak biasa: merevisi salah satu paten yang tengah dipakai sebagai dasar gugatan hukum mereka sendiri. Sebuah langkah yang dianggap oleh pakar sebagai indikasi bahwa posisi Nintendo tidak sekuat yang mereka harapkan.
Untuk memahami kekacauan ini, mari kita mundur sedikit. Palworld, game open-world survival yang langsung meledak saat rilis awal di Steam dan Xbox pada Januari 2024, dikenal luas dengan sebutan "Pokémon dengan senjata." Dalam waktu enam hari saja, game ini terjual 8 juta kopi, dan dalam sebulan, total pemainnya melampaui 25 juta. Mekanisme gameplay-nya yang menampilkan makhluk bernama Pals, yang bisa ditangkap dan digunakan untuk bertarung, bekerja, atau dijadikan tunggangan, langsung memicu perbandingan dengan Pokémon.
Melihat kemiripan tersebut, Nintendo dan The Pokémon Company pada September 2024 resmi menggugat Pocketpair di Jepang atas dugaan pelanggaran hak paten. Gugatan itu mencakup tiga paten, dua tentang mekanisme menangkap dan melepaskan monster, serta satu lagi tentang sistem tunggangan (riding mechanic).
Yang menarik, semua paten itu baru didaftarkan pada 2024, setelah Palworld dirilis, meskipun diklaim sebagai "divisional patents" dari paten-paten lama Nintendo yang diajukan sejak 2021. Dengan kata lain, banyak yang melihat langkah ini sebagai serangan balik cepat Nintendo untuk menghambat kesuksesan Palworld.
Namun Pocketpair tidak tinggal diam. Mereka melakukan serangkaian perubahan dalam game yang secara teknis menghindari titik-titik rawan gugatan, seperti mengganti cara memanggil Pals (yang awalnya menggunakan bola mirip Pokéball, kini hanya muncul secara langsung), dan mengubah sistem gliding (sebelumnya karakter menggantung di kaki Pals terbang, kini menggunakan equipment glider biasa yang hanya mendapat buff dari Pals).
Langkah-langkah ini adalah bagian dari strategi standar dalam menghadapi gugatan paten: menyangkal pelanggaran, menggugat balik validitas paten, dan menghindari pelanggaran lewat desain ulang. Bahkan para pengacara paten di Jepang menilai Nintendo tidak memegang kendali penuh dalam kasus ini.
Dan sekarang, giliran Nintendo yang melakukan perubahan: mereka secara resmi mengubah redaksi paten riding mechanic mereka di tengah jalannya proses hukum. Meskipun sah menurut hukum (selama tidak menambahkan elemen teknis baru), para ahli melihatnya sebagai langkah defensif. Florian Mueller, konsultan IP dari GamesFray, mencatat bahwa penggunaan kata "even when" atau "-attemo" dalam paten itu sangat tidak biasa dan justru menunjukkan bahwa Nintendo mulai khawatir patennya bakal dibatalkan karena terlalu lemah secara hukum.
Pengacara Ryo Arashida bahkan menunjukkan ironi yang cukup mencolok: saat mengajukan paten tersebut, Nintendo secara spesifik membedakan karakter yang bisa ditunggangi dengan alat seperti parasut. Tapi kini, mereka tampaknya berusaha mengklaim bahwa sistem glider milik Palworld, yang notabene adalah alat, bukan karakter, tetap melanggar paten mereka. Kontradiktif? Bisa jadi senjata makan tuan.
Sementara Nintendo terus berjuang mempertahankan klaimnya, Pocketpair tetap melaju, merilis update besar dan kolaborasi, terbaru, crossover dengan game Terraria. Tak ada tanda-tanda mereka akan melambat, meski bayang-bayang gugatan terus mengintai.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!