Sinopsis "Badut Gendong", Film Horor tentang Duka dan Teror yang Kini Tayang di Netflix

Sinopsis "Badut Gendong", Film Horor tentang Duka dan Teror yang Kini Tayang di Netflix
- (Dok. RRI).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film horor Indonesia "Badut Gendong" kini dapat disaksikan melalui Netflix pada Oktober 2026. Sebelumnya, film garapan sutradara Charles Gozali ini telah dirilis di bioskop pada 27 Mei 2026 dan menjadi bagian dari perluasan Jagat Sinema Qodrat.

Berbeda dari film "Qodrat" yang mengikuti sudut pandang seorang ustaz, "Badut Gendong" menghadirkan cerita dari sisi yang berlawanan dengan menyoroti karakter antagonis. Film ini memadukan horor supernatural, ritual mistis, cerita rakyat, dan dendam melalui kisah dua seniman jalanan yang hidupnya berubah setelah mengalami tragedi.

Cerita berpusat pada Darso (Marthino Lio), seorang pengamen jalanan yang mencari nafkah dengan mengenakan kostum Badut Gendong. Ia memiliki harapan sederhana untuk membangun kehidupan yang lebih baik bersama istrinya, Darsi (Dayinta Melira), yang sedang mengandung anak mereka setelah sekian lama dinantikan.

Namun, harapan itu hancur ketika Darsi menjadi korban kekejaman sekelompok preman hingga kehilangan nyawa bersama bayi yang dikandungnya. Kehilangan tersebut membuat Darso terpuruk dalam kesedihan mendalam.

Dalam kondisi berduka, Darso membawa tubuh Darsi di dalam bonekanya dan memutuskan kembali ke kampung halaman. Akan tetapi, kepulangannya justru mempertemukannya dengan persoalan lain yang tidak kalah pelik.

Kampung tempat Darso kembali sedang dilanda kekacauan akibat ulah pengembang yang ingin menguasai wilayah tersebut. Keserakahan pihak pengembang memicu kemarahan warga dan memperkeruh keadaan di tengah masyarakat.

Situasi semakin mencekam ketika sebuah ritual yang dipimpin tetua desa justru berujung petaka. Kutukan yang dirapalkan untuk mendatangkan entitas kejam dan penuh dendam memicu teror yang mengancam warga.

Di tengah kesedihan dan amarah yang semakin memuncak, Darso perlahan terjerat kekuatan gelap yang sulit dikendalikan. Ia tidak menyadari bahwa sumber teror tersebut berkaitan erat dengan sosok yang paling dicintainya.

Selain menawarkan kisah horor supernatural, "Badut Gendong" mengangkat inspirasi dari kesenian jalanan tradisional Jawa Tengah bernama ledek gogek. Kesenian ini menggunakan boneka yang diikatkan di bagian depan tubuh penari sehingga terlihat seperti sedang menggendong seseorang.

Film ini turut dibintangi Clara Bernadeth, Derby Romero, Iskak Khivano, Barry Prima, dan Jose Rizal Manua. Perpaduan tragedi keluarga, konflik sosial, serta unsur ritual dan kutukan menjadi bagian penting dalam cerita horor yang memperluas semesta "Qodrat" tersebut.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE