Tabiat Asli Taufik Hidayat: Mantan Istri Pernah Disiksa, Ayah Kandung Sebut Pelaku Suka Mencuri

Kesaksian Mantan Istri: Alami Pola Kekerasan yang Sama

Tabiat Asli Taufik Hidayat: Mantan Istri Pernah Disiksa, Ayah Kandung Sebut Pelaku Suka Mencuri
Taufik Hidayat (kiri) dan korban penganiayaan (kanan). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Fakta baru yang mengerikan kembali terungkap dari kasus penganiayaan sadis bermodus penyekapan di Bandung dengan tersangka Taufik Hidayat. Pria yang tega menyiksa dan merusak wajah kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki, ternyata memiliki rekam jejak kriminal yang panjang.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian dan kesaksian pihak keluarga, Taufik diketahui mempunyai riwayat kelam mulai dari kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada pernikahan terdahulu hingga kebiasaan kriminal lainnya di lingkungan tempat tinggalnya.

Pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat kini tengah mendalami kesaksian dari mantan istri pelaku yang berhasil dilacak keberadaannya. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa mantan istri Taufik tersebut juga mengaku pernah menjadi korban kekejaman fisik selama mereka bersama.

Meskipun tingkat penganiayaan yang diterimanya dahulu tidak sekronis yang dialami oleh Yuvita saat ini, pengakuan tersebut mengonfirmasi adanya pola perilaku kekerasan berulang yang diadopsi pelaku terhadap pasangan wanitanya.

1. Dampak Penganiayaan Permanen pada Korban

Tindakan keji Taufik telah menyebabkan luka fisik dan trauma yang sangat mendalam bagi Yuvita (29). Kerusakan serius pada area wajah korban dilaporkan bersifat permanen, di mana ia mengalami infeksi berat di kepala, kehilangan fungsi penglihatan pada kedua matanya, gigi yang rontok, hingga bibir dan hidung yang cacat akibat dianiaya.

Di samping itu, sekujur tubuh korban juga dipenuhi bekas sundutan rokok serta luka sabetan senjata tajam, terutama pada bagian lutut.

Kesaksian Sang Ayah Kandung

Pihak keluarga korban yang sempat menelusuri alamat KTP pelaku di Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, hanya berhasil menemui ayah kandung Taufik. Dari pertemuan tersebut, sang ayah membeberkan tabiat buruk putranya yang memang kerap memicu masalah di kampung halaman.

Menurutnya, jika Taufik tidak mabuk-mabukan atau melakukan penganiayaan, ia pasti kedapatan mencuri. Sang ayah juga mengaku sudah lama kehilangan kontak dan tidak mengetahui keberadaan anaknya yang sudah lama kabur dari rumah.

3. Dalih Pengaruh Alkohol

Setelah resmi diringkus oleh aparat kepolisian, pria kelahiran 1996 yang berstatus buruh harian lepas ini akhirnya mengakui semua perbuatannya. Kapolda Jawa Barat menyatakan bahwa tersangka berdalih tindakan sadisnya tersebut dilakukan di luar kesadaran akibat ketergantungan mengonsumsi minuman keras setiap hari yang kerap memicu cekcok dengan korban.

Meski hasil tes urine menyatakan Taufik negatif narkoba, pihak kepolisian tetap menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan lanjutan untuk mendalami motifnya.

Terbongkarnya rekam jejak kelam Taufik Hidayat menegaskan bahwa tindakan brutal yang dilakukannya terhadap Yuvita bukanlah sebuah kekhilafan sesaat, melainkan tabiat kriminal yang sudah mengakar.

Dengan kesaksian dari mantan istri serta konfirmasi perilaku buruk dari ayah kandungnya sendiri, jerat hukum bagi pelaku dipastikan akan semakin berat. Kini publik berharap proses hukum berjalan tegas demi memberikan keadilan bagi korban yang harus menanggung cacat fisik seumur hidup.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE