Neymar Kembali di Piala Dunia 2026, Sang Jogo Bonito Terakhir Buktikan Diri Masih Layak Bela Brasil
JAKARTA, GENVOICE.ID - Neymar akhirnya kembali mengenakan seragam Brasil di Piala Dunia 2026. Momen tersebut menjadi salah satu kisah emosional dalam kemenangan 3-0 Brasil atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C yang berlangsung di Miami, Kamis (26/6) WIB.
Penampilan singkat itu menandai laga pertama Neymar di Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang setelah hampir tiga tahun absen dari tim nasional. Sebelum turun menghadapi Skotlandia, penyerang berusia 34 tahun tersebut terakhir kali membela Brasil pada Oktober 2023 ketika mengalami cedera ligamen lutut saat melawan Uruguay.
Cedera tersebut membuat perjalanan Neymar kembali ke lapangan tidak mudah. Ia harus menjalani operasi dan proses pemulihan yang panjang sebelum akhirnya kembali bermain bersama Santos. Sepanjang musim lalu, Neymar hanya tampil dalam 15 pertandingan karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.
Keputusan pelatih Carlo Ancelotti membawa Neymar ke Piala Dunia 2026 sempat memunculkan perdebatan. Banyak pihak mempertanyakan kondisi kebugarannya, apalagi ia juga tidak tampil dalam laga pemanasan maupun pertandingan awal fase grup.
Namun, kesempatan akhirnya datang saat Brasil menghadapi Skotlandia. Neymar masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir dan tampil selama sekitar 14 menit.
Meski beberapa kali kehilangan bola, Neymar tetap menunjukkan kualitasnya. Ia mampu menciptakan tiga peluang untuk Brasil, hanya kalah dari Lucas Paqueta dan Rayan dalam statistik peluang yang diciptakan sepanjang pertandingan.
Setelah peluit akhir dibunyikan, Neymar terlihat emosional dan sempat meneteskan air mata. Momen tersebut menjadi simbol perjuangan panjang yang harus dilaluinya untuk kembali mengenakan seragam Selecao di panggung terbesar sepak bola dunia.
Carlo Ancelotti menilai Neymar memang pantas mendapatkan kesempatan bermain. Menurut pelatih asal Italia tersebut, sang pemain menunjukkan profesionalisme dan keseriusan selama proses pemulihan.
"Neymar mendapat kesempatan bermain karena dia memang pantas bermain," kata Ancelotti.
"Dia berlatih dengan sangat serius dan menunjukkan profesionalisme yang tinggi untuk memulihkan diri. Dengan kualitas yang dimilikinya, dia bisa membantu tim di Piala Dunia ini."
Dengan penampilannya melawan Skotlandia, Neymar kini telah tampil dalam empat edisi Piala Dunia berbeda. Mantan pemain Barcelona itu juga telah mencatatkan 129 penampilan bersama Brasil.
Kehadiran Neymar di skuad Brasil tidak hanya dinilai dari kontribusinya di lapangan. Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional dengan 79 gol, ia juga menjadi sosok senior yang mampu memberikan pengalaman dan motivasi kepada pemain-pemain muda.
Bagi banyak penggemar, Neymar masih dianggap sebagai representasi terakhir dari gaya bermain "Jogo Bonito" yang identik dengan kreativitas, keberanian, dan hiburan di sepak bola Brasil. Meski perannya di Piala Dunia 2026 kemungkinan tidak sebesar turnamen-turnamen sebelumnya, kembalinya sang bintang tetap menjadi salah satu momen paling emosional bagi Selecao.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!