Spurs di Bawah Asuhan Thomas Frank Bikin Kejutan Lagi, Tumbangkan Man City di Etihad
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tottenham Hotspur kembali membuat sensasi di Premier League setelah sukses menaklukkan Manchester City 2-0 di Etihad Stadium. Kemenangan ini sekaligus jadi catatan manis bagi Thomas Frank, yang membawa Spurs mencatat dua kemenangan beruntun di liga sejak dirinya resmi menggantikan kursi manajer.
City seolah masih dihantui trauma lama. Musim lalu, Spurs juga mempermalukan mereka 4-0 di tempat yang sama. Kini, meski tampil lebih dominan, The Citizens kembali harus menyerah berkat permainan disiplin Tottenham yang tampil efektif dan bertahan solid.
City sebenarnya memulai pertandingan lebih agresif lewat aksi Omar Marmoush. Penyerang asal Mesir itu beberapa kali mengancam gawang Guglielmo Vicario, bahkan sempat memaksa kiper Spurs melakukan penyelamatan gemilang. Erling Haaland pun punya peluang emas, tetapi sundulannya melayang tipis di atas mistar.
Namun, justru Spurs yang lebih dulu unggul lewat serangan balik cepat. Richarlison menusuk dari sisi kanan dan mengirim umpan silang rendah yang diselesaikan Brennan Johnson. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi VAR kemudian mengesahkan.
Petaka City datang menjelang jeda. James Trafford, kiper muda yang dipercaya tampil sejak awal, melakukan kesalahan fatal saat mencoba mengoper bola dari belakang. Umpan rongsokannya jatuh ke kaki Joao Palhinha yang langsung menghantam bola ke gawang untuk menggandakan keunggulan Spurs.
Babak kedua berjalan dengan pola yang sama. City menguasai bola, namun tak mampu memanfaatkan peluang. Haaland, yang datang ke laga dengan catatan luar biasa 48 gol dari 48 laga kandang di Premier League, kali ini benar-benar dibuat frustrasi.
Guardiola pun tampak kebingungan. Kekalahan ini mempertegas fakta bahwa Tottenham adalah lawan yang paling sering membuatnya terpeleset. Tercatat, Pep sudah kalah 10 kali dari Spurs-jumlah yang sama dengan kekalahan terbanyaknya menghadapi Real Madrid dan Liverpool.
Sementara itu, para fans Spurs yang sempat melayangkan protes kepada chairman Daniel Levy justru menutup laga dengan nyanyian penuh suka cita. Kritik soal kegagalan mendatangkan Eberechi Eze dari Crystal Palace ke Spurs yang malah merapat ke Arsenal, setidaknya untuk sementara tenggelam di balik euforia kemenangan besar di Etihad.
Bagi Thomas Frank, dua kemenangan beruntun melawan tim sekelas Burnley dan City adalah start impian. Bagi Guardiola, masalah utama kini ada di sektor penjaga gawang. Trafford tampil gugup, sementara Ederson justru duduk di bangku cadangan di tengah rumor transfer ke Galatasaray.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!