Arsenal Pesta Gol ke Gawang Leeds, Gyokeres Pecah Telur dan Bocah 15 Tahun Jadi Sorotan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sore penuh euforia mewarnai Emirates Stadium saat Arsenal melumat Leeds United 5-0. Kemenangan besar ini terasa semakin spesial karena Viktor Gyokeres mencetak gol perdananya untuk klub, sementara talenta belia Max Dowman mencatatkan debut bersejarah di Premier League pada usia 15 tahun.
Suasana sudah bergemuruh bahkan sebelum kick-off. Arsenal memperkenalkan rekrutan anyar mereka, Eberechi Eze, yang didatangkan dari Crystal Palace seharga £60 juta. Pemain bernomor punggung 10 itu langsung disambut riuh ribuan fans, seolah memberi energi tambahan kepada skuad Mikel Arteta.
Dominasi The Gunners terlihat sejak awal. Jurrien Timber membuka keunggulan lewat sundulan dari situasi bola mati, kemudian bek asal Belanda itu kembali berperan penting dengan memberikan assist untuk Bukayo Saka. Winger Inggris itu menuntaskan peluang dengan sepakan keras, menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Meski tampil garang, Arsenal sempat dilanda kekhawatiran. Saka terpaksa keluar lapangan karena cedera di babak kedua, menyusul Martin Odegaard yang juga ditarik keluar lebih awal di laga ke-200-nya bersama klub. Dua bintang utama itu menambah daftar cedera Arsenal yang sudah kehilangan Kai Havertz.
Namun, di tengah kecemasan itu, Gyokeres tampil sebagai jawaban. Striker £64 juta asal Swedia itu mencetak gol indah lewat penetrasi ke kotak penalti, memastikan dirinya resmi membuka rekening gol di Premier League. Timber menambah gol keduanya sebelum Dowman mencuri perhatian.
Masuk menggantikan Noni Madueke, Dowman langsung bikin heboh. Pemain berusia 15 tahun 234 hari itu memenangkan penalti setelah dilanggar Anton Stach. Gyokeres yang menjadi eksekutor sukses mencetak gol keduanya dan menutup pesta lima gol Arsenal. Dowman pun tercatat sebagai pemain termuda kedua dalam sejarah klub yang tampil di liga, hanya kalah dari Ethan Nwaneri.
Meski lawan hanya Leeds, kemenangan ini mengirim pesan kuat bahwa Arsenal siap berbicara banyak musim ini. Belanja lebih dari £250 juta pada musim panas menunjukkan ambisi besar Arteta untuk mengakhiri puasa gelar Premier League sejak 2004. Kehadiran Eze diyakini akan menambah variasi serangan, sementara munculnya Dowman memberi harapan segar dari akademi.
Bagi Leeds, hasil ini menegaskan betapa sulitnya bertandang ke London Utara. Tim asuhan Daniel Farke hanya punya satu peluang berbahaya lewat sundulan Pascal Struijk dan tak mampu menandingi intensitas Arsenal. Pekan depan mereka menghadapi Newcastle, sebuah ujian berat lain untuk tim promosi ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!